Wanita Ini Koleksi Mainan "My Little Pony" Sebanyak 600 Buah Seharga Rp385 Juta

Susi Susanti, Koran SI · Senin 25 Januari 2021 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 18 2350257 wanita-ini-koleksi-mainan-my-little-pony-sebanyak-600-buah-seharga-rp385-juta-T9aRsirOFE.jpg

WEST MIDLANDS - Seorang wanita rela merogoh kocek hingga 20.000 poundsterling (Rp385 juta) untuk koleksi mainan dan memorabilia My Little Pony.

“Koleksi saya mungkin bernilai sekitar 12.000 poundsterling (Rp231 juta). Tapi saya telah menghabiskan lebih banyak seperti 20.000 poundsterling (Rp385 juta) tetapi itu baik-baik saja karena itu sangat berharga,” jelasnya.

Beatrice membuat teman-temannya tercengang ketika dia mengungkapkan jika koleksi mainannya sebanyak 600 buah ini telah menghabiskan banyak duit. Dia mengelurkan banyak uang tunai dari pinjaman pelajar dan tabungan hipotek.

Beatrice Salt, 27, dari Halesowen, West Midlands, telah mengoleksi mainan tahun ‘80-an dan ‘90-an yang sangat disukai sejak dia baru berusia tiga tahun. Saat itu dia juga diberikan hadiah kuda poni plastik pastel pertamanya.

Dia juga rela menghabiskan uang untuk membeli rumah dengan pasangannya Tijay demi membeli mainan kesayangannya itu.

Perempuan yang bekerja sebagai editor video ini mengatakan dia telah menghabiskan bertahun-tahun menyembunyikan tumpukan memorabilia itu.

Baca juga: Setelah Beroperasi Selama 53 Tahun, Pembangkit Listrik Setinggi 183 Meter Dihancurkan)

“Koleksi saya saat ini memakan 75 persen dari ruang belajar saya yang saya sebut ruang kuda dibandingkan dengan kantor,” jelasnya, dikutip Daily Mail.

“Saya memiliki 39 rak yang penuh dengan barang My Little Pony - mulai dari sepatu roda, buku, dan kastil mainan,” terangnya.

“Ada 21 rak dengan 15 hingga 30 kuda poni terbentang di atasnya. Saya kehabisan ruang jadi saya juga mengisi bagian atas rak dengan boneka little pony,” ungkapnya.

Koleksinya telah terbukti menjadi sumber kenyamanan bagi Beatrice dan menjadi terapi.

(Baca juga: Bersaing di Tengah Pandemi, Dubes RI untuk Jepang Dorong WNI Mampu Berinovasi)

Beatrice menjelaskan dia dulu sering di-bully ketika di sekolah, jadi mainan ini memberinya kegembiraan dan juga “fokus”.

“Saya dulu sering di-bully tentang apa pun yang mungkin terjadi di sekolah sehingga koleksi itu memberi saya sesuatu untuk difokuskan,” ujarnya.

“Itu semacam terapi bagi saya. Saya tidak pernah memberi tahu siapa pun tentang hal itu tetapi sekarang saya tahu tidak ada yang perlu dipermalukan,” urainya.

Dia mengaku menderita depresi dan memiliki hari-hari di mana satu-satunya hal yang bisa menghibur adalah kuda poni.

Beatrice mengatakan dia memprioritaskan mainan litte pony karena membuat dia bahagia.

Selain menggunakan tabungan hipoteknya untuk memperluas koleksinya, Beatrice juga mengaku pernah menggunakan pinjaman pelajarnya untuk membeli kuda poni setiap dua hari sekali.

Sementara itu, sang kekasih juga dikabarkan sangat mendukung dan tidak keberatan dia mengeluarkan tabungannya untuk membeli My Little Pony baru. Bahkan sang kekasih kerap memberikan hadiah mainan itu.

“Saya dikenal memprioritaskan kuda poni daripada hal-hal yang saya butuhkan. Saya menabung untuk sebuah rumah tetapi ketika masa sulit, saya cenderung melakukan apa yang membuat saya bahagia daripada menabung untuk sebuah rumah,” terangnya.

“Beberapa hari lebih sulit daripada yang lain dan hanya ada satu hal yang dapat menghibur saya yaitu kuda poni,” jelasnya.

“Saya benar-benar mengerti itu penting untuk menabung untuk masa depan tetapi saya tidak jika itu berarti menempatkan kebahagiaan saya terakhir. Tijay sangat mendukung dan tidak keberatan jika saya menggunakan tabungan saya untuk membeli kuda poni,” lanjutnya.

“Dia juga sering mentraktirku hadiah yang berhubungan dengan kuda poni yang sangat manis,” tambahnya.

“Saya menderita depresi jadi dia mengerti bahwa membeli sesuatu sesekali akan memberi saya kembali hal yang saya butuhkan,” ungkapnya.

Sejak memulai koleksinya, Beatrice telah mengumpulkan 580 mainan My Little Pony. Mainan yang paling mahal seharga 290 poundsterling (Rp5,6 juta).

Dia menjelaskan mulai membeli kuda poni karena dia pikir itu adalah “barang paling lucu” ketika dia masih kecil dan masih menganggapnya menggemaskan hingga hari ini.

Koleksinya tidak hanya mainan little pony saja, tapi juga mengoleksi set selimut, kaos oblong, botol sampo, gelas plastik, tas, bahkan pakaian bayi.

“Sebagai seorang anak, saya ingat pernah berpikir itu adalah hal paling lucu yang pernah saya lihat. Dan saya masih berpikir mereka menggemaskan, itulah mengapa saya terus mengumpulkannya,” terangnya.

“Saya suka betapa beragamnya mereka dan betapa kreatif para desainer dengan desain mereka. Saya suka melihatnya dan ada begitu banyak yang berbeda, nama, set,” bebernya.

“Saya punya botol sampo dalam bentuk kuda poni, gelas plastik, tas dan aksesoris untuk poni. Kadang-kadang saya membeli pakaian bayi,” lanjutnya.

Beatrice membeli sekitar tiga atau empat produk baru setiap bulan. Dia kerap menjelajahi internet setiap hari untuk mendapatkan harga murah.

Dia juga pernah membeli mainan kuda poni langka seharga 5 poundsterling (Rp96.000), dari harga yang biasanya mencapai 400 poundsterling (Rp7,7 juta).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini