Cemburu, Pacar Culik Kekasih Lalu Hajar hingga Babak Belur

Asep Juhariyono, iNews · Jum'at 29 Januari 2021 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 340 2353154 cemburu-pacar-culik-kekasih-lalu-hajar-hingga-babak-belur-oQXx1I5X5A.jpg Dianiaya pacar, gadis di Tasikmalaya lapor polisi.(Foto:iNews)

TASIKMALAYA - Hanya gara-gara cemburu melihat sang kekasih pergi bersama pria lain, Soni alias Ison (27) warga Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, nekat menculik Peti Sulastri (29) warga Tundagan, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota tasikmalaya, menculik pacarnya sendiri. Bukan cuma menculik, tapi pelaku juga menghajar korban hingga babak belur.

Tidak terima perbuatan pelaku, didampingi Agus sang kakak korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Tasikmalaya.

Korban mengaku diculik dan dianiaya pacarnya hingga mengalami luka lebam di wajah, badan dan tangan bekas gigitan pacarnya. Usai dianiaya korban diturunkan di sekitar Pasar Cikurubuk, dan pulang ke rumahnya naik angkot.

Baca Juga: Aniaya Pacar, Oknum Polisi Divonis 5 Bulan Bui

"Dia (pacar) cemburu karena saya pergi bersama pria lain, pria itu sebetulnya hanya teman saja. Saya sempat menjelaskan bahwa pria itu hanya teman, tapi dia tak percaya tetap saja menganiaya saya," ujar Peti Sulastri, Jumat (29/1/2021).

Menurut Agus kakak korban, sebelum kejadian pelaku datang ke rumah korban dalam keadaan mabuk. Pelaku untuk memberitahukan pada leluarga korban bahwa hubungan mereka sudah putus, setelah itu pelaku pergi meninggalkan rumah korban.

Baca Juga: Petani di Kotim Aniaya Pacar dan Anaknya di Kebun Sawit

"Tidak lama kemudian, pelaku kembali menghubungi korban dan meminta korban untuk datang ke jalan depan rumahnya. Korban dibawa oleh pelaku dengan menggunakan mobil dengan seorang sopir. Dalam perjalanan korban dipukuli oleh pelaku, bahkan bagian wajah korban dibentur-benturkan ke bagian lantai mobil. Korban mengalami luka luka memar di bagian wajah, tangan dan tubuhnya," tutur Agus.

Sebelumnya kakak korban juga mendapat kabar jika adiknya tidak pulang setelah berangkat bekerja. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp (WA), adiknya sempat menjawab dan memberi kabar bahwa dalam keadaan baik-baik saja. Namun yang membalas WA kakaknya itu bukan korban, melainkan pacarnya. "Saya sempat mendatangi tempat kerja Peti, tetapi saat itu tidak ada di tempat kerja," tukasnya.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polresta Tasikmalaya, polisi pun baru memeriksa korban dan akan segera memanggil terlapor.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini