BANDUNG - Gara-gara kesal dengan ulah salah seorang preman yang sering memalak, warga malah melakukan aksi premanisme dengan menusuk pelaku sebanyak 50 kali. Sang preman pun sempat dirawat selama dua hari di rumah sakit terdekat hingga akhirnya meninggal dunia.
Ketika masih hidup, sang preman sering menganiaya para korbannya dan mengancam warga. Preman kampung bernaa Adang Suganda itu pun kini tewas dengan mengalami luka tusukan sebanyak 50 kai di sekujur tubuhnya.
Ia tewas karena kekurangan darah setelah dianiaya empat pelaku. Tim Polresta Bandung akhirnya menciduk keempat warga yang mengeroyok korban.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengatakan, korban adalah Adang Suganda warga Cangkuang Kulon Dayeuhkolot, Bandung, Jawa Barat,
"Para tersangka diancam hukumam 12 tahun penjara," ujar Hendra Kurniawan, Senin (1/2/2021).