EKSKLUSIF dari Arab Saudi: Dinginnya Cuaca di Madinah, Subuh 8 Derajat Celcius

Abu Sahma Pane, Okezone · Rabu 03 Februari 2021 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 18 2356069 dinginnya-cuaca-di-madinah-subuh-8-derajat-celcius-3n52biK3RO.jpg Sholat di Madinah (Foto : Okezone.com/Abu)

MADINAH - Makkah dan Madinah kerap dianggap sebagai kota yang bercuaca panas. Padahal tidak selamanya dua kota suci bagi umat Islam tersebut bercuaca demikian.

Contohnya seperti pantauan MNC Portal beberapa hari terakhir di Madinah, cuaca cukup dingin pada saat subuh, yakni bisa mencapai 8 derajat celcius.

Sedangkan setelah fajar atau sekira pukul 09.00 wakta Madinah, suhu mencapai 13-15 derajat celcius. Jadi pada pagi matahari memang bersinar, namun hembusan angin yang menerpa kulit cukup dingin.

Kemudian sekira pukul 15.00 waktu Madinah seperti saat ini, Rabu (3/2/2021), cuaca menghangat hingga mencapai 30-33 derajat celcius. Kemudian suhu itu terus menurun seiring tergilincirnya matahari atau hingga malam.

Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan cuaca harian di Madinah pada awal tahun ini, yaitu tidak terlalu panas. Maka ini adalah waktu yang cocok bagi warga negara beriklim tropis untuk datang ke Tanah Suci beribadah seperti umrah.

"Cuaca di sini memang tidak terlalu panas, cocok bagi Jamaah Indonesia yang tinggal di negara beriklim tropis," ucap Jajang, jamaah umrah asal Cikarang, Jawa Barat.

Baca Juga : Ketatnya Karantina Jamaah Umrah di Madinah

Baca Juga : Tips Bangun Subuh dengan Segar

Hal senada dilontarkan Suparmi, jamaah umrah asal Bekasi. Menurutnya cuaca tidak terlalu panas, bahkan anginnya sepoi-sepoi. "Ia angin sepoi-sepoi, enak," ucapnya.

Lebih lanjut untuk diketahui, cuaca merupakan salah satu hal penting untuk diperhatikan ketika bepergian ke luar negeri, contohnya ketika berangkat umrah ke Tanah Suci. Sebab dengan begitu kita bisa mempersiapkan pakaian yang dibutuhkan di lokasi tujuan. (aky)

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini