KUWAIT - Kuwait pada Rabu (3/2/2021) mengatakan akan menangguhkan akses masuk bagi warga asing selama dua pekan mulai 7 Februari setelah meningkatnya kasus Covid-19.
Kabinet Kuwait, dalam sebuah pernyataan, mengatakan kerabat tingkat pertama, seperti orang tua dan anak-anak, dan pekerja rumah tangga yang menyertai akan dibebaskan dari larangan masuk, dan bahwa semua yang tiba di negara itu harus dikarantina.
BACA JUGA: Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Risiko Tinggi Covid-19, Termasuk Indonesia
Pusat kebugaran, salon, dan bisnis komersial lainnya diminta untuk berhenti beroperasi pada pukul 20.00. Pengecualian diberikan kepada apotek, supermarket, dan toko makanan lainnya.
Pada Rabu, Kuwait mendaftarkan 756 kasus Covid-19 baru. Infeksi harian turun di bawah 300 pada akhir tahun lalu dari puncak lebih dari 1.000 pada Mei.
BACA JUGA: Terdampak Aturan Larangan Masuk Arab Saudi, WNI Diminta Pantau Situasi
Selain Kuwait, negara-negara Teluk Arab lainnya juga telah memberlakukan pembatasan baru untuk mengekang peningkatan infeksi baru-baru ini di wilayah penghasil minyak. Pekan ini Arab Saudi menangguhkan akses masuk ke kerajaan bagi warga dari 20 negara, kecuali warga negara Saudi, diplomat, dan praktisi medis serta keluarga mereka.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.