Polisi Telusuri Jejak Digital Wanita Tewas Tertancap Bambu di Garut

INews.id, · Sabtu 06 Februari 2021 21:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 06 525 2357768 polisi-telusuri-jejak-digital-wanita-tewas-tertancap-bambu-di-garut-nOMLw3HbOh.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

GARUT - Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus Weni Tania, wanita yang tewas tertancap bambu di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Polisi tengah melacak jejak digital korban Weni Tania.

Kapolsek Wanaraja Kompol Oon Suhendar mengatakan, penyidik kepolisian juga tengah mencari telepon seluler (ponsel) milik korban. Selain itu, polisi juga tengah mencari informasi terkait tujuan korban Weni Tania pergi meninggalkan rumah pada Selasa 2 Februari 2021.

"Ini yang masih belum ada jawaban. Terakhir hari Selasa itu dia pergi ke mana. Kami juga lacak jejak digital dari korban ini," kata Kapolsek Wanaraja, Sabtu (6/2/2021).

Baca Juga:  Isak Tangis Iringi Pemakaman Weni Tania, Wanita yang Tewas Tertancap Bambu di Anal

Menurut Kompol Oon Suhendar, tas milik korban ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian. Segala kemungkinan soal penyebab kematian Weni masih terbuka. Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi juga terus dikumpulkan.

Terkait hasil autopsi yang dilakukan dokter forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Kota Bandung, ujar Kompol Oon, belum keluar. "Yang jelas pakaian yang digunakan saat pergi dari rumah itu masih sama dengan waktu korban ditemukan. Itu keterangan dari keluarga yang terakhir melihat," ujar Kompol Oon.

Sementara itu, Kepala Desa Sindangratu Yuyu Sumia mengatakan, sebelum ditemukan tewas tertancap bambu, Weni Tania (21), yang merupakan warga Kampung Ciloa Tengah, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, baru berhenti bekerja.

Yuyu mengatakan, Weni baru berhenti bekerja selama 10 hari. "Jadi, saat dia pergi dari rumah pada hari Selasa 2 Februari 2021 itu, posisinya sudah enggak kerja," kata Yuyu seusai menghadiri pemakaman Weni, Sabtu (6/2/2021).

Yuyu mengemukakan, Weni bekerja sebagai buruh pabrik di Garut. Saat pergi dari rumah, Weni sempat diantar tetangganya sampai Pasar Wanaraja. "Cuma, dia (almarhumah Weni Tania) enggak bilang mau ke mana atau pergi sama siapa," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Muncanglega, RT 02/07, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, geger setelah ditemukan jasad wanita di tepi Kali Muncang, anak Sungai Cimalaka, Jumat 5 Februari 20210 sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga:  Warga Digegerkan Penemuan Jasad Wanita dengan Kondisi Anal Tertancap Bambu

Kondisi korban yang mengenakan baju kuning dan celana jins itu mengenaskan. Bagian anus korban tertusuk bambu. Sedangkan bagian kepalanya terhimpit batu. Saat ditemukan, celana jins korban melorot sampai paha.

Penyidik Satreskrim Polres Garut telah meminta keterangan kepada keluarga dan teman korban yang diketahui bernama Weni Tania (21) warga Kampung Ciloa Tengah, Desa Sindangratu Kecamatan Wanaraja, Kabuapten Garut.

Korban Weni sempat hilang sejak hari Selasa 2 Februari 20210. Semasa hidup, Weni dikenal pendiam, tertutup, dan jarang bergaul.

"Awalnya anggota kesulitan mengidentifikasi korban. Namun setelah meminta keterangan, warga ada yang mengenalinya," katanya.

Jenazah Weni telah dimakamkan pada Sabtu (6/2/2021) siang di pemakaman keluarga tak jauh dari tempat tinggalnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini