Tim SAR Cari Wanita yang Panik Minta Tolong di Medsos karena Terjebak Banjir Subang

Didin Jalaludin, Koran SI · Senin 08 Februari 2021 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 525 2358690 tim-sar-cari-wanita-yang-panik-minta-tolong-di-medsos-karena-terjebak-banjir-subang-1ZSzF8oWib.jpg Yulianti Safitri (Foto: Media sosial)

SUBANG - Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang langsung melakukan penyisiran satu keluarga yang minta tolong melalui video yang di-upload ke Facebook karena terjebak banjir di Kampung Baru, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Di lokasi itu ada banyak warga yang terjebak banjir. Tim saat ini sedang melakukan penyisiran. Semua warga korban banjir akan dievakuasi, karena kondisi air terus naik," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Subang Hidayat saat dihubungi Sindonews, Senin (8/2/2021).

Baca Juga: Ratusan Rumah di Pantura Subang Terendam Banjir Rob, Ketinggian Air 1 Meter

Pihaknya berharap seluruh warga yang terjebak banjir bisa dievakuasi sore ini atau sebelum malam tiba, meskipun saat ini Tim SAR kewalahan karena keterbatasan peralatan evakuasi seperti perahu karet.

"Yang viral di medsos itu masih dicari. Kami sudah dapat laporan, itu satu keluarga terjebak, ya? Pasti kita temukan, karena ada banyak yang terjebak juga," ujar Hidayat.

Menurut Hidayat, banjir di Kampung Baru, Desa Mulyasari, disebabkan dari luapan Sungai Cipunagara. Saat ini ada puluhan rumah yang terendam dengan ketinggian lebih dari satu setengah meter. "Kalau jumlah pasti rumah yang terendam belum tahu, karena saat ini masih proses pendataan,"tamabah Hidayat.

Sebelumnya, seorang wanita dengan nama Yulianti Safitri yang terjebak banjir di atas genteng bersama lima orang anggota keluarganya. Dia meminta tolong melalui video yang di media sosial untuk dievakuasi.

Baca Juga: Banjir di Subang, Ridwan Kamil: Pendangkalan Sungai Pangkal Masalah

Dalam video berduras 1 menit, Yulianti meminta tolong kepada Tim SAR agar menjemputnya karena air terus naik dan mereka terjebak di dalam rumah. Dalam video tersebut, Yulianti menjelaskan lokasi nya saat ini secara detail.

"Kami berada di Kampung Baru, Desa Mulyasari, dekat Mesjid Miftahulhuda. Tolong kami terjebak, liat airnya, kepala orang dewasa sudah tenggelam, tolong belum ada bantuan, terdiri dari kedua orang tua, adik, saya dan kaka saya perempuan dan laki laki. Tim SAR tolong kami. Tolong kami, tolong," kata Yulianti, panik.

Dalam video itu terlihat jelas rumahnya terendam banjir. Sejumlah benda yang ada di dalam rumah itu tetapung di atas air, sementara lemari dan perabotan lainnya termasuk kursi semua sudah terndam. Yulianti yang dalam video viral itu mengenakan kerudung pink atau merah muda sedang berada di atas meja sambil menangis ketakutan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini