CIREBON - Banjir yang melanda di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meluas ke-18 kecamatan, Senin (8/2/2021) malam. Air luapan Sungai Cimanuk, merendam pemukiman warga setinggi 1,5 meter hingga 2 meter. Banjir juga masih merendam jalan pantura Indramayu-Jakarta hingga lumpuh.
Ratusan rumah di Desa Kertasemaya, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu ini menjadi lokasi terparah banjir akibat luapan Sungai Cimanuk, Senin malam. Ketinggian air di lokasi ini bervariasi mulai dari 1,5 meter hingga 2 meter. Bahkan, beberapa rumah warga dan jalan kampung yang dekat sungai, ketinggian airnya lebih dari 2 meter.
Baca Juga: Viral Video Bullying Gadis ABG di Indramayu, Polisi Periksa Pelaku
Banjir yang terjadi akibat intensitas hujan deras dan meluapnya Sungai Cimanuk meluas ke beberapa desa dan kecamatan. Data dari Pemkab Indramayu terdapat 18 kecamatan yang terandam akibat tiga sungai di Indramayu meluap. Air yang sebelumnya merendam 6 kecamatan, kemudian bergeser dan meluap di 18 kecamatan lainnya.
Seperti di Desa Kertasemaya, air mulai masuk deras ke pemukimaan pada minggu dinihari tadi. Warga yang tengah tertidur lelap, tak bisa berbuat apa-apa setelah air merendam seisi rumahnya. Demi menjaga barang berharga, bahkan membuat warga bertahan di rumah mereka.