Share

Ancam Sebar Foto Syur Janda, Napi Minta Uang Rp150 Juta

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Selasa 09 Februari 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 340 2359393 ancam-sebar-foto-syur-janda-napi-minta-uang-rp150-juta-N3weMQSd6R.jpg Napi di Lampung berhasil menguras uang janda sebesar Rp13 juta dengan mengancam menyebar foto syur korban (Foto: Polda Riau)

PEKANBARU - Dari dalam penjara, seorang narapidana (Napi) Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Tengah, Lampung, berinisial IS meminta uang pada seorang janda sebesar Rp150 juta, namun pelaku hanya mendapatkan Rp13 juta. Modusnya ,mengancam untuk menyebar foto tidak senonoh korban yang diambil pelaku saat melakukan video call.

Atas aksinya, pelaku ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Riau. Pria 26 tahun ini ditangkap karena memeras seorang janda dengan mengancam menyebarkan phone sex.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Andri Sudarmadi mengatakan, untuk memuluskan aksinya, Swardi mengaku sebagai anggota polisi dan berhasil mengajak korban berinisial SS untuk phone sex. "Pelaku berhasil menguras uang korban Rp13 juta," kata Andri Selasa (9/2/2021).

Dia mengatakan, bahwa antara korban dan tersangka kenal melalui media sosial (Medsos) facebook. Perkenalan mereka berlanjut ke tukaran nomor telpon. Hubungan mereka semakin akrab dan akhirnya menjalin hubungan.

Suatu hari IS mengajak korban untuk melakukan phone sex melalui video call whatsapp. Korban pun mau dan kedunya melakukan phone sex. Saat phone sex itu lah pelaku merekam layar atau screenshoot layar handphone secara diam-diam.

Beberapa hari kemudian, pelaku meminta uang kepada korban. Dia pun mengancam kalau tidak diberikan, akan menyebar screenshoot phone sex. Karena takut, wanita yang merupakan warga Riau itu mentransfer uang Rp13 juta sesuai permintaan pelaku.

Beberapa hari kemudian, pelaku meminta uang, kali ini dengan jumlan yang lebih besar, Rp150 juta. Jika tidak diberikan, pelaku mengancam akan menyebarkan. Tidak tahan terus diperas, akhirnya korban melaporkan kasus ini ke Polda Riau.

Baca Juga : Kirim Video Mesum, Pria Ini Rayu Ibu Rumah Tangga agar Mau Diajak Bercinta

Pihak kepolisian pun melacak siapa pemilik akun facebook dan mencari kode IMEI telpon genggam pelaku dan akhirnya berhasil melacaknya. Setelah berkordinasi dengan pihak Lapas Gunung Sugih, polisi membawa tersangka IS ke Riau.

"Pelaku membuat akun palsu atas nama Herlan Pratama https://www.facebook.com/herlan.pratama.585 yang menggunakan foto profil seorang anggota Polri. Dia warga binaan dengan kasus percurian dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara dan baru menjalani hukuman 1 tahun," tukasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini