Kesal Tidak Diberi Uang Oleh Ibunya, Pemuda Ini Nekat Bakar Rumah

Era Neizma Wedya, iNews · Selasa 09 Februari 2021 05:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 610 2358896 kesal-tidak-diberi-uang-oleh-ibunya-pemuda-ini-nekat-bakar-rumah-MjTAD1ksmf.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

PRABUMULIH - Adi Saputra (20) seorang pemuda asal Prabumulih nekat membakar rumahnya sendiri hanya karena kesal tidak diberi uang oleh ibunya. Akibatnya, rumah semi permanen beserta isi perabotan ludes dilahap si jago merah.

Peristiwa pembakaran rumah tersebut tejadi Minggu (7/2/2021) pukul 20.15 WIB di Jalan Basuki Rahmat RT 03 RW 01 Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih. Sementara Adi Saputra pelaku pembakaran, masih dalam pengejaran aparat kepolisian dari Polsek Prabumulih Timur dan Polres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman menjelaskan, dari hasil investigasi dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian, pihaknya menemukan fakta mengejutkan dalam musibah kebakaran yang dialami keluarga Suryanto tersebut. Yang mana sumber api diketahui berasal dari dalam kamar anak korban yang bernama Adi Saputra.

Menurutnya, kebakaran terjadi setelah Adi Saputra membakar baju yang berada di dalam kamar tidurnya. Hingga api langsung menyambar ke tempat tidur, serta sejumlah barang-barang yang ada di dalam rumah korban.

Baca Juga: ASN Pemkab Madina Ditemukan Tewas saat Kebun Sawitnya Terbakar

“Pelaku ini kesal karena tidak diberi uang oleh orang tuanya. Setelah api membesar pelaku Adi Saputra memberi tahu orang tuanya, dan pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat,” jelas Abdul Rahman saat rilis, Senin (8/21/2021).

Ditambahkan Abdul Rahman dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian tersebut satu unit rumah semi permanen milik korban terdiri dari lantai semen, dinding rumah sebagian semen, sebagian papan kayu, atap seng dan tiga unit sepeda motor milik korban hangus terbakar.

Untuk kerugian yang dialami korban belum dapat ditaksir. Dan untuk korban jiwa tidak ada. Saat ini pelaku masih kita kejar, dan kita imbau agar pelaku menyerahkan diri.

“Kita juga mendapatkan informasi kalau pelaku pembakaran mengalami gangguan jiwa, tapi masih kita dalami dulu benar tidaknya,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini