Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Suap Benur, Bos PT DPPP Pernah Diminta Rp5 Miliar untuk Edhy Prabowo

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 11 Februari 2021 |19:31 WIB
Kasus Suap Benur, Bos PT DPPP Pernah Diminta Rp5 Miliar untuk Edhy Prabowo
Edhy Prabowo (Foto: MNC Media)
A
A
A

Edhy Prabowo dan Prabowo Subianto

Setelah adanya aturan itu, Suharjito berkeinginan melakukan budidaya dan ekspor BBL. Suharjito pun berinisiatif menemui Edhy Prabowo di rumah dinas menteri di Jalan Widya Chandra, Jakarta Pusat.

Kemudian, Edhy memperkenalkan Suharjito ke staf khusus menteri KKP bernama Safri. Edhy meminta agar Suharjito berkoordinasi dengan Safri dan Dalendra Kardina selaku Sekretaris Pribadi Safri.

Edhy Prabowo kemudian menerbitkan tim uji tuntas Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster (Panulirus spp) dengan menunjuk Andreau Misanta Pribadi sebagai ketuanya dan Safri wakilnya. Mereka bertugas memeriksa kelengkapan administrasi dan validitas dokumen yang diajukan oleh calon eksportir BBL yang akan melaksanakan kegiatan Pembudidayaan Lobster.

Tim uji tuntas inilah yang kemudian memeriksa permohonan program BBL PT DPP. Setelah sering melakukan koordinasi dan mengadakan persentasi, Jaksa menyebut perizinan untuk PT DPP belum dikeluarkan oleh KKP.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement