Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ratusan Ribu Ikuti Demonstrasi Protes Kudeta Myanmar, 3 Terluka Ditembak Polisi

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 12 Februari 2021 |18:11 WIB
Ratusan Ribu Ikuti Demonstrasi Protes Kudeta Myanmar, 3 Terluka Ditembak Polisi
Demonstran melakukan protes membawa plakat menentang kudeta militer dan menuntut dibebaskannya Aung San Suu Kyi di Yangon, Myanmar, 12 Februari 2021. (Foto: Reuters)
A
A
A

YANGON - Pendukung pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi bentrok dengan polisi pada Jumat (12/2/2021) ketika ratusan ribu orang bergabung dengan demonstrasi pro-demokrasi nasional, menentang seruan junta untuk menghentikan pertemuan massal.

Protes yang sebagian besar berlangsung damai itu pecah di seluruh Myanmar dalam demonstrasi massa terbesar sejauh ini, sejak kudeta militer pekan lalu. Demonstrasi itu digelar sehari setelah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada para jenderal yang memimpin pengambilalihan kekuasaan.

BACA JUGA: Jenderal Pemimpin Kudeta Militer Myanmar: PNS Kembali Bekerja atau "Tindakan Efektif"

Tiga orang terluka pada protes Jumat, ketika polisi menembakkan peluru karet untuk membubarkan kerumunan puluhan ribu pengunjuk rasa di kota tenggara Mawlamyine, kata seorang pejabat Palang Merah Myanmar kepada Reuters.

Rekaman yang disiarkan oleh Radio Free Asia menunjukkan polisi menyerang para pengunjuk rasa, menangkap salah satu dari mereka dan memukul kepalanya. Batu kemudian dilemparkan ke polisi sebelum tembakan dilepaskan.

"Tiga tertembak - satu wanita di rahim, satu pria di pipinya dan satu pria di lengannya," kata pejabat Palang Merah Myanmar Kyaw Myint, yang menyaksikan bentrokan itu.

“Kerumunan masih terus bertambah,” tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement