Kejam! Aris Perkosa dan Bunuh Pedagang Sayur Usai Belanja

Teguh Mahardika, Koran SI · Jum'at 12 Februari 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 340 2361034 kejam-aris-perkosa-dan-bunuh-pedagang-sayur-usai-belanja-xY91SG00bf.jpg ilustrasi: shutterstock

SERANG - Marsah (43) yang berprofesi pedagang sayur warga Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, yang ditemukan tewas pada Rabu (10/2/2021) lalu di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, ternyata korban pembunuhan dan pemerkosaan pria mabuk.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi dari Polres Serang berhasil mengungkap dan menangkap tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan tersebut pada Kamis (11/2/2021).

(Baca juga: Kisah Prajurit Elite TNI AL Keturunan Tionghoa Bikin Takjub Tentara Inggris saat Konfrontasi Malaysia)

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, pelaku pembunuhan yakni Aris (26), ditangkap di kediamannya pada Kamis (11/2) sekira pukul 11:50 WIB. Usai melancarkan aksinya, tersangka Aris sempat kabur untuk lari dari pengejaran petugas.

Berdasarkan hasil intrograsi, sebelum membunuh dan memperkosa korban, pelaku pesta minuman keras (Miras) jenis tuak disebuah gubuk yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tersangka dalam keadaan mabuk dari jam 15:00 WIB sampe 04:00 pagi bersama (temannya), semuanya 7 orang temannya di gubuk. Setelah mabuk-mabuk yang lain pulang, kemudian sisa 2 orang. Setelah cari tuak tidak dapat karena Jalan Kandang Sapi rusak dia turun, temannya balik," katanya saat ditemui di Mapolres Serang, Jumat (12/2/2021).

Di bawah pengaruh alkohol, tersangka melihat korban yang akan melewatinya. Kemudian pelaku bersembunyi untuk menyergap. Setelah melewatinya, pelaku mencekik korban dari arah belakang. Sehingga motornya terjatuh. Pelaku juga mencekik saat korban telah tersungkur di jalan hingga meninggal. Kemudian pelaku membawanya ke parit dan memperkosanya.

 "Setelah itu motor dipindahkan ke gubuk 50 meter dari TKP. Kemudian mengeksekusi, korban meninggal dunia dan dibuka celannya, kemudian diperkosa oleh Aris. Pelaku sendiri. Mengeluarkan maninya di luar," terangnya.

Tersangka kata dia melakukan pembunuhan terhadap korban karena tidak kuat menahan nafsu birahinya. Di sisi lain berdasarkan laporan warga, residivis ini sehari-harinya meresahkan masyarakat Desa Parigi.

"Motifnya karena birahi. Tersangka membunuh korban karena nafsu birahi. Tersangka dan korban tidak saling kenal," jelasnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sebelumnya, Marsah (43) warga Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang ditemukan tewas di sungai kecil tepatnya di Jalan Kandang Sapi, Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande.

Jasad Marsah ditemukan pertama kali oleh Jawad, (46) warga setempat yang kebetulan melintas di lokasi. Warga petani ini menemukan motor Honda Genio A 5424 EN terparkir di pinggir jalan berikut bawaannya.

Karena penasaran, Jawad berusaha mencari tahu siapa pemilik motor. Saat menghampiri motor itu, didapati bahwa ada salah seorang perempuan dalam keadaan mengambang di saluran air. Selanjutnya, penemuan mayat itu dilaporkan ke Mapolsek Cikande.

Wanita yang berprofesi pedagang sayuran dan makanan ringan ini, diduga korban tindak kekerasan karena ditemukan luka lebam pada leher dan punggungnya.

Berdasarkan keterangan suami korban yakni Sarmin Jairan (45), sekira pukul 05.00 WIB, korban seperti biasa pamit berangkat menuju Pasar Cikande untuk membeli kebutuhan jualan dagangnya. Namun pada pukul 05.30, dirinya mendengar informasi bahwa di sekitar Jalan Kandang Sapi ada kejadian perampokan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini