Saleh pun secara pribadi menganggap dekat dengan Din Syamsuddin yang merupakan seniornya di Muhammadiyah di Pemuda Muhammadiyah, dan bahkan dosennya di UIN Syarif Hidayatullah. “Karena itu, saya paham betul bagaimana pemikiran dan gerakan Pak Din Syamsuddin,” tambahnya.
Baca Juga: Tanggapi Cuitan Mahfud MD, GAR ITB: Mungkin Belum Baca Surat Laporan ke KASN
Bila misalnya beliau mungkin menyampaikan satu atau dua kritik kepada pemerintah, menurut Saleh, itu dalam konteks membangun Indonesia. Hal itu, jelasnya, harus ada di negara demokrasi.
"Saya pastikan Pak Din Syamsuddin tidak ada niat sedikit pun berniat buruk, berniat jahat dan membenci dalam kritiknya itu. Hal itu harus dimaknai sebagai tugas beliau sebagai seorang profesor, tugas beliau sebagai tokoh umat, tokoh bangsa dan juga sebagai warga negara," katanya.
Apalagi, Saleh mengatakan bahwa Presiden Jokowi juga sudah menyatakan terbuka untuk dikritik. "Kenapa kok ada sekelompok kecil orang di ITB yang mengatakan seperti itu?" tanya Saleh.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.