Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bertemu Menlu Hungaria, Menlu RI Angkat Isu Palestina dan Myanmar

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 16 Februari 2021 |15:43 WIB
Bertemu Menlu Hungaria, Menlu RI Angkat Isu Palestina dan Myanmar
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kanan) dan Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto usai pertemuan bilateral di Jakarta, 16 Februari 2021. (Foto: Dok. Kemlu RI)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Marsudi mengangkat isu Palestina dan Myanmar saat bertemu dengan konterpartnya dari Hungaria, Menlu Peter Szijjarto, Selasa (16/2/2021).

Dalam pertemuan tersebut, kedua menlu membahas isu kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, diplomasi, serta terkait penyediaan vaksin. Selain itu, Menlu Retno juga membahas mengenai isu regional dan global, terkait Palestina dan Myanmar.

BACA JUGA: Militer Myanmar Perpanjang Penahanan Aung San Suu Kyi, Picu Protes Besar-besaran

Menlu Retno mengatakan bahwa Indonesia dan Hungaria menyambut baik prospek kelanjutan proses perdamaian antara Israel dan Palestina. Keduanya berharap upaya penyelesaian konflik yang telah merlangsung lama itu mendapat dukungan dari dunia internasional.

“Kami berharap masyarakat internasional juga dapat mendukung upayaupaya untuk mencapai solusi yang adil dan permanen untuk isu Palestina sesuai dengan parameter yang disetujui secara internasional,” kata Menlu Retno dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa.

Isu terkait situasi politik di Myanmar juga dibahas dalam pertemuan tersebut.

Kepada Menlu Szjjiarto, Menlu RI mengatakan bahwa Indonesia memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar dalam upaya penyelesaian situasi di negara itu. Indonesia juga mengimbau agar transisi ke arah demokrasi untuk dikedepankan.

BACA JUGA: Dukung Palestina di Masa Pandemi Covid-19, Indonesia Berkomitmen Salurkan Bantuan Rp32 Miliar

“Saya juga menyampaikan bahwa mekanisme kawasan harus dapat bekerja lebih baik, untuk secara konstruktif membantu penyelesaian isu yang sulit ini,” tambahnya.

Indonesia telah menyampaikan kesediaannya untuk berkontribusi menyelesaikan situasi di Myanmar. Pemerintah juga telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk ASEAN dan Amerika Serikat (AS) untuk membantu upaya tersebut.

Selain membahas berbagai isu, kedua menlu juga menyepakati dua perjanjian, yaitu nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai peningkatan kapasitas diplomatik dan surat minat (Letter of Intent/LoI) mengenai pembentukan dana investasi Indonesia-Hungaria.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement