Gerebek Agensi Model, Polisi Temukan Ratusan Ribu Foto Pelecehan Seksual Anak

Agregasi BBC Indonesia, · Rabu 17 Februari 2021 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 18 2363516 gerebek-agensi-model-polisi-temukan-ratusan-ribu-foto-pelecehan-seksual-anak-5XkkJ6gd2j.jpg Polisi menangkap Danudetch "Nene" Saengkaew setelah penggerebekan terhadap agensi modelnya. (Foto: DSI)

BANGKOK - Kepolisian Thailand menangkap kepala agen model anak setelah lebih dari 500.000 gambar tidak senonoh anak-anak ditemukan pada sejumlah perangkat keras komputer.

Danudetch "Nene" Saengkaew, (23), dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak dan mengunduh foto pelecehan anak. Pihak penyelidik mengatakan gambar-gambar itu ditemukan saat penggerebekan di Nene Modeling Agency, yang terletak di bagian utara Ibu Kota Bangkok.

BACA JUGA: Istri Kim Jong-un Muncul untuk Pertama Kalinya dalam Satu Tahun

Penggerebekan itu merupakan puncak dari operasi selama berbulan-bulan yang dimulai dengan informasi dari polisi Australia.

Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat dan polisi Selandia Baru juga terlibat dalam penyelidikan itu, kata para pejabat, bersama dengan Operation Underground Railroad - sebuah kelompok nirlaba yang membantu pemerintah menyelamatkan korban perdagangan seks.

Menurut Bangkok Post, agensi Nene, di Provinsi Pathum Thani, adalah salah satu agensi model anak paling terkenal di Thailand.

Departemen Investigasi Khusus (DSI) Thailand mengatakan para korban termasuk anak-anak asal Thailand dan ribuan lainnya dari berbagai negara.

"Ini adalah industri pornografi anak dan kami bangga telah memecahkannya," kata Khemachart Prakyhongmanee, wakil direktur DSI, seperti dikutip oleh Channel News Asia (CNA).

BACA JUGA: Seram, Boneka Ini Dipaku dan Diikat di Pohon di Desa yang Ditinggalkan

Dia mengatakan dokumen-dokumen gambar yang disita dari Nene itu ditemukan diatur ke dalam berkas-berkas yang berbeda sesuai negara. Sejumlah pakaian kostum dan mainan anak-anak juga disita.

Sebuah portofolio yang ditemukan oleh polisi saat penggerebekan tersebut mengklaim bahwa agensi itu telah bekerja dengan lebih dari 8.400 model dan aktor anak-anak sejak 2013, laporan CNA menambahkan.

Kolonel Polisi Korrawat Panprapakorn, direktur jenderal DSI, mengatakan kepada wartawan bahwa penggerebekan itu terjadi setahun setelah pihak berwenang Australia menghubungi mereka.

Sebuah investigasi, bernama Operation Casting Call, diluncurkan tetapi polisi hanya memiliki satu foto seorang anak saat memulai proses itu, kata Kolonel Korrawat.

Analisis telaten terhadap gambar tersebut berujung pada penangkapan pada Mei tahun lalu terhadap seorang pria yang diyakini telah mengambil gambar tersebut. Dia kemudian memberi polisi alamat Nene Modeling Agency, kata DSI.

Kolonel Korrawat mengatakan jumlah bukti yang ditemukan meyakinkan para penyelidik bahwa agensi tersebut "pasti berada di balik pelecehan ribuan anak".

Danudetch telah dituduh dengan mentransfer gambar pornografi ke dalam sistem komputer dan melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur, Bangkok Post melaporkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini