Bongkar Penjualan Bayi di Medan, Polisi : Pelaku Beli Bayi Rp5 Juta dari Orangtuanya

Stepanus, iNews · Rabu 17 Februari 2021 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 608 2363554 bongkar-penjualan-bayi-di-medan-polisi-pelaku-beli-bayi-rp5-juta-dari-orangtuanya-anrmKl57ML.jpg Bayi (Shutterstock)

MEDAN - Penyidik Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut mendalami kasus penjualan bayi yang diungkap, pada Jumat (12/2/2021). Dari pemeriksaan terhadap tersangka, pelaku berinisial A diketahui membeli bayi tersebut sebesar Rp5 juta dari ibu kandungnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pengungkapan kasu perdagangan bayi di Kota Medan ini terungkap dengan metode undercover. Kepada petugas, dia mengaku membeli bayi yang dijualnya kembali seharga Rp28 juta.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka A membeli bayi itu seharga Rp 5 juta dari seseorang," ujar Hadi Wahyudi, Rabu (17/2/2021).

Dari hasil pemeriksaan, tersangka A diketahui bukan orang tua bayi malang tersebut. Dia berperan mencari orang yang akan membeli bayi.

"Kalau untuk orang tua bayi masih kita lidik ya. Kita juga masih mendalami kemungkinan ini bukan yang pertama kali dilakukan tersangka," kata Hadi.

Hadi menegaskan, Polda Sumut berkomitmen mengungkap kejadian ini sampai terang berderang. Bayi malang itu kini masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, karena kondisinya saat transaksi kemarin sangat memprihatinkan.

"Kami berterima kasih atas support KPAI dan ini menjadi penyemangat untuk Polda Sumut dalam menyelamatkan anak-anak kita, generasi kita dari praktik-praktik perdagangan manusia," tutur Hadi.

Sebelumnya, Polda Sumut mengungkap kasus penjualan bayi laki-laki berusia 14 hari di Komlpek Asia Mega Mas Medan. Dari pengungkapan ini petugas mengamankan seorang perempuan berinisial A (42) warga Jalan Pukat VII, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Penjualan Bayi yang Berusia 2 Minggu

Selain tersangka, petugas mengamankan barang bukti lainnya seperti dua unit handphone, uang tunai sebesar Rp3,682 juta, dua buah KTP, satu buah SIM dan STNK.

Baca Juga : Bayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Teras Rumah Anggota DPRD

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini