Gegara Air di Sawah, Kakak Bacok Adik Kandung hingga Tewas

Robert Fernando H Siregar, Okezone · Rabu 17 Februari 2021 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 608 2363853 gegara-air-di-sawah-kakak-bacok-adik-kandung-hingga-tewas-jWDwFEA0NQ.jpg Polisi olah TKP di lokasi pembunuhan serta evakuasi korban meninggal dunia (Foto: Polres Nias Selatan)

NIAS SELATAN - Mosi Dakhi alias ama Marsaina (35), warga Desa Faomasi Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, tewas di lahan persawahannya usai dibacok oleh kakak kandungnya. Selain Mosi Dakhi (korban meninggal), istri korban Adiliana (35) alias Ina Marsaina juga mengalami luka bacok dan dirawat di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Nisel, AKP Iskandar Ginting menerangkan, pelaku pembacokan adalah abang kandung korban, yakni Rufoi Dakhi alias Ama Merata (43) dan istri pelaku atau Ina Merata (35) serta anak pelaku Tarsa Dakhi (10) dan berdomisili di Desa yang sama.

Baca Juga:  Hadang Truk Tronton, Remaja di Bogor Tewas Terlindas

AKP Iskandar Ginting mengungkapkan, Selasa 16 Februari 2021, sekira Pukul 16.00 WIB, korban bersama istri dan anaknya berangkat dari rumah menuju areal persawahan yang berjarak 1 kilometer dari rumah korban. Saat korban tiba di sawah, pelaku bersama istri dan anaknya sudah berada duluan di tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang bekerja di sawah milik pelaku.

"Dikarenakan Senin 15 Februari 2021, hujan dan mengakibatkan genangan air di sawah milik korban, korban bersama dengan istrinya berencana mengurangi jumlah debit air yang menggenangi sawah milik korban dan membuka jalan air menuju sawah milik pelaku. Sekira pukul 17.00 WIB, pelaku tidak terima dengan tindakan korban dan pelaku langsung menembak ke arah korban sebanyak 2 dua kali dengan menggunakan senapan angin milik pelaku,"ungkap AKP Iskandar Ginting kepada Okezone, Rabu (17/2/2021).

Korban tidak terima dengan perlakuan pelaku, sebut AKP Iskandar Ginting, korban dan pelaku sempat adu mulut. Kemudian pelaku dan anaknya membawa parang dan melakukan pembacokan terhadap pelaku, sedangkan istri pelaku membawa kayu dan memukul korban.

Baca Juga:  Dikeroyok Ayah dan Anak, Lelaki Ini Tewas Mengenaskan

Melihat kejadian tersebut, ujar AKP Iskandar Ginting, istri korban hendak melerai, namun justru kena bacok oleh pelaku Rufoi Dakhi alias Ama Merata. Atas kejadian itu, Mosi Dakhi meninggal di TKP dengan luka bacok pada bagian kepala dan kaki sebelah kiri dan istrinya Adilina mengalami luka bacok pada bagian tangan korban.

"Selasa 16 Februari 2021, sekira Pukul 19.30 WIB, Polres Nias Selatan mendapat informasi bahwa adanya kejadian perkara tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan adanya meninggal dunia bertempat di Desa Faomasi Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Nias Selatan. Lalu, piket Fungsi Polres Nias Selatan langsung mengecek kebenaran laporan kejadian dan langsung saya pimpin,"ujar dipimpin oleh AKP Iskandar Ginting.

Berdasarkan hasil cek TKP, tutur AKP Iskandar Ginting, dan informasi awal dari anak korban, yakni Marsaina Dakhi, didapatkan dua orang korban, yaitu satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi luka bacok dan saat sedang dirawat Rumah Sakit Lukasi Hilisimaetano dan pelaku 3 tiga orang dan antara pelaku dan korban masih berstatus abang-beradik kandung.

"Dua orang pelaku telah menyerahkan diri ke Satuan Reserse Kriminal Polres Nias Selatan, yaitu Rufoi Dakhi dan anaknya Tarsi Dakhi. Sedangkan satu orang pelaku lagi, yakni Ina Merata masih berada dirumah pelaku dikarenakan sedang hamil 8 bulan. Kita sudah mengamankan kedua tersangka pelaku dan mengamankan barang bukti, di antaranya dua buah parang," pungkas AKP Iskandar Ginting.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini