Surut Enam Jam
Sabdo kemudian menerangkan terkait durasi penanganan genangan dan banjir di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta berupaya menuntaskan genangan dan banjir dalam kurun waktu enam jam.
Menurutnya yang harus diketahui masyarakat, durasi enam jam tersebut dihitung sejak hujan berhenti dan tidak ada lagi luapan Kali atau saluran.
"Mulai dihitungnya seperti itu, sejak tidak ada lagi luapan dan hujan juga sudah berhenti. Jika masih ada luapan dari Kali atau saluran, maka tidak bisa juga untuk mengaliri air. Untuk saat ini, sejumlah wilayah masih terdampak genangan lantaran adanya luapan PHB dan kali. Seperti yang terjadi di Jakarta Timur," tuturnya.
Sehubungan dengan prediksi oleh LAPAN dan BMKG sehubungan curah hujan dengan intensitas tinggi yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, khususnya di Jakarta, pada 19-20 Februari 2021, BPBD mengimbau masyarakat untuk waspada, sementara pihak Pemprov DKI Jakarta juga bersiaga dan mempercepat penanganan di lokasi yang rawan terdampak genangan maupun banjir.
"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada menjelang siang-sore hari; Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara pada sore-malam hari. Prakiraan ini akan selalu diperbarui setiap ada perubahan angin dan pergeseran awan. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, karena diprediksi cuaca ekstrem juga terjadi hingga esok hari, 20 Februari 2021," ujar Sabdo menambahkan.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.