Longsor Nganjuk, 18 Korban Meninggal Ditemukan dan 1 Orang Masih Hilang

Angkasa Yudhistira, Okezone · Jum'at 19 Februari 2021 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 519 2364707 longsor-nganjuk-18-korban-meninggal-ditemukan-dan-1-orang-masih-hilang-UFTdBHRQnT.jpg Longsor Nganjuk (Foto: BNPB)

JAKARTA - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 5 korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu, jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan hingga saat ini sebanyak 18 orang.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis 18 Februari 2021, total korban yang ditemukan tim gabungan berjumlah 18 orang meninggal dan satu orang masih dalam pencarian.

Tim gabungan hingga saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap warga yang masih dinyatakan hilang. Di samping korban jiwa, tanah longsor ini juga berdampak pada kerugian material sebanyak 8 rumah rusak berat.

Sementara itu, BPBD setempat mencatat sebanyak 54 KK atau 186 warga terdampak dan 139 KK warga Desa Ngetos masih mengungsi pascalongsor di halaman SD Negeri 3 Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Baca Juga : Mensos Risma Santuni Ahli Waris Korban Longsor Nganjuk Rp135 Juta

Baca Juga : 101 Warga Masih Mengungsi Pascalongsor Nganjuk

Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor Nganjuk berlaku selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 15 Februari 2021 sampai dengan 28 Februari 2021.

Penetapan status ini dikeluarkan melalui SK Bupati Nomor 188 Tahun 2021 tentang penetapan status tanggap darurat bencana banjir di beberapa kecamatan, di wilayah Kabupaten Nganjuk dan bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini