Musim Dingin Ekstrem Tewaskan Puluhan Warga USA, Texas Dilanda Krisis Air Bersih

Agregasi BBC Indonesia, · Minggu 21 Februari 2021 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 18 2365631 musim-dingin-ekstrem-tewaskan-puluhan-warga-usa-texas-dilanda-krisis-air-bersih-mOxMQhNCxo.jpg Musim dingin ekstrem landa Amerika Serikat.(Foto:Reuters)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyarankan agar semua air harus direbus sebelum dikonsumsi, termasuk air yang telah difilter. Anjuran tersebut dikeluarkan untuk menghindari air yang terkontaminasi. Pabrik bir dan sejumlah perusahaan lokal dilaporkan turut membantu upaya penyediaan air minum.

Gubernur Texas, Greg Abbott, Jumat (19/02) berkata bahwa pihaknya mengerahkan segala upaya untuk membantu warga dan mempercepat tanggap darurat hingga tingkat daerah.

Namun otoritas lokal tidak dapat memastikan kapan pasokan air bersih akan kembali normal. Mereka menyebut itu merupakan hal mesti dijawab oleh penyedia air lokal.

Sampai saat ini, banyak perusahaan air minum belum menelisik skala kerusakan sarana dan prasarana mereka.

Abbott berkata, banyak teknisi pipa tengah dikerahkan ke Texas. Pipa air meledak di seluruh Texas karena pembekuan. Jumlah teknisi pipa di negara bagian itu tidak mampu menangani kerusakan yang muncul.

Lebih dari 320 teknisi pipa air memperbarui izin kerja mereka. Abbott berkata, pemerintah negara bagiannya bekerja sama dengan perusahaan pipa di luar Texas untuk mendapatkan bantuan tambahan.

Hingga Jumat (19/02), peringatan kewaspadaan terhadap badai masih diberlakukan di sebagian besar Texas. Namun, Badan Cuaca Nasional (NWS) AS memperkirakan suhu udara akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

NWS juga memperingatkan potensi bahaya pada arus lalu lintas. Mereka menyebut pemadaman listrik di bagian timur AS kemungkinan akan terjadi karena badai musim dingin lanjutan diperkirakan akan menimbulkan salju lebat, es, dan memicu kondisi beku.

Texas bergulat dengan krisis cuaca, senator dari Partai Republik, Ted Cruz, dihujani kritik karena tengah pekan ini dia meninggalkan Houston untuk berlibur di Meksiko bersama keluarganya. Kamis lalu Cruz meminta maaf. Dia kembali ke AS dan membatalkan rencana liburannya hingga akhir pekan ini.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini