Bocah Balita Tewas Setelah Terjebak dalam Mesin Cuci

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 22 Februari 2021 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 18 2366236 bocah-balita-tewas-setelah-terjebak-dalam-mesin-cuci-iF3CLYxMnb.jpg Foto: Reuters.

CHRISTCHURCH - Seorang anak kecil tewas di Selandia Baru setelah ditemukan tidak responsif di dalam mesin cuci yang dihidupkan. Anak itu diduga memanjat masuk ke dalam mesin cuci tersebut dan terjebak di dalamnya.

Tragedi mengerikan itu terjadi di Christchurch, Selandia Baru, di mana polisi dipanggil ke pinggiran luar Kota Hoon Hay pada Jumat (19/2/2021) sekira pukul 5 sore.

"Satu orang terluka dan dibawa ke rumah sakit di mana mereka kemudian meninggal," kata seorang juru bicara polisi sebagaimana dilansir Daily Mail.

BACA JUGA: Ribuan Orang Ikuti Pemakaman Demonstran yang Tewas Ditembak di Myanmar

"Polisi sedang menyelidiki keadaan kematian tersebut dan petugas pemeriksa mayat telah diberitahu."

Kematian anak itu tidak dianggap mencurigakan.

Sekelompok besar pelayat berkumpul di rumah pada Minggu (21/2/2021) untuk mengucapkan selamat tinggal pada anak itu.

Para ahli telah memperingatkan bahaya mesin cuci bukaan depan untuk anak-anak kecil yang penasaran yang mungkin naik ke dalam untuk menjelajah. Begitu berada di dalam mereka mungkin terjebak dan mati lemas, atau orang dewasa mungkin mulai menyalakan mesin tersebut tanpa mengetahui bahwa anak itu ada di dalam.

BACA JUGA: Terungkap, Pembantaian Orang Yahudi di Kamar Gas Rahasia Nazi

Pada 2019, seorang bocah lelaki berusia tiga tahun meninggal di mesin cuci bukaan depan di Orlando, Florida, Amerika Serikat (AS). Anak laki-laki itu naik ke dalam saat bermain dengan saudara kandungnya ketika pintu tertutup, menjebaknya di dalam tempat dia mati lemas.

Pada 2012, seorang anak laki-laki berusia 21 bulan meninggal di rumah sakit setelah 24 jam menjalani bantuan hidup di Oregon, AS. Dia terjatuh di dalam mesin cuci pada hari pencucian dimana dia tenggelam.

Sementara pada 2010, seorang bayi perempuan berusia 10 hari meninggal setelah ibunya secara tidak sengaja memasukkannya ke dalam mesin cuci yang berisi cucian.

Sejak 2014 di AS, diperkirakan ada 3.000 anak berusia di bawah lima tahun yang pergi ke ruang gawat darurat rumah sakit untuk dirawat karena cedera terkait mesin cuci, menurut Komisi Keamanan Produk Konsumen yang berbasis di AS.

Sebagian besar cedera terkait dengan jatuh.

Untungnya, kematian relatif jarang terjadi dengan Komisi Keamanan Produk Konsumen melaporkan bahwa hanya dua anak di bawah usia lima tahun yang meninggal di mesin cuci antara 2005 dan 2009.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini