JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah semaksimal mungkin. Pasalnya, kebakaran yang meluas bisa mengakibatkan kerugian hingga triliunan Rupiah.
“Hati-hati, begitu kebakaran meluas, kerugian tidak hanya juta atau miliar. Saya pastikan larinya pasti ke angka triliun. Ini hati-hati. Belum kerusakan ekologi ekosistem kita,” katanya dalam Rakornas Pengendalian Karhutla Tahun 2021 di Istana Negara, Senin (22/2/2021).
Baca juga: 63 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Kabut Asap Mulai Datang
Dia meminta agar semua pihak memprioritaskan langkah pencegahan. Dia menekankan untuk tidak terlambat dalam upaya pencegahan.
"Sekali lagi prioritaskan pencegahan. Jangan terlambat. Karena kalau sudah terlambat kita guyur dengan water bombing sebanyak apapun, pengalaman kita sudah terlanjur sulit. Jadi api boleh keluar kecil, tapi segera dipadamkan. Sekali lagi pencegahan diprioritaskan,” ujarnya.
Baca juga: 6 Perintah Jokowi Cegah Karhutla di Indonesia
Selain itu dia meminta agar manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Misalnya saja di satu desa, jika ada api kecil sudah harus memberitahukan agar segera bisa tertangani dengan baik.
“Bukan setelah terlanjur besar baru ketahuan sulit memadamkan. Semua harus digerakkan untuk melakukan deteksi dini,” tuturnya.
Jokowi juga meminta agar dilakukan monitoring di area-area yang rawan hotspot, termasuk memberikan update informasi setiap hari.
“Sehingga kondisi harian di lapangan terpantau harian. Kondisi di lapangan terpantau setiap hari. Manfaatkan teknologi untuk monitoring ini. Dan pengawasan dengan sistem dashboard,” pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.