Satu Orang Putus Jari Akibat Tawuran 2 Geng Motor, 14 Pelaku Ditangkap

Toiskandar, iNews · Senin 22 Februari 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 525 2366474 satu-orang-putus-jari-akibat-tawuran-2-geng-motor-14-orang-ditangkap-eqDIrz2cGW.jpg Polisi tangkap 14 orang pelaku tawuran antar geng motor di Cirebon (Foto : iNews)

CIREBON - XTC dan All Stars, dua geng motor di Kabupaten Cirebon terlibat tawuran menggunakan senjata tajam , Senin (22/2/2021). Aksi yang menyebabkan satu orang mengalami putus jari tangan itu, pun dihentikan petugas Tim Khusus Antibandit Satreskrim Polresta Cirebon.

Dalam tawuran tersebut, petugas menangkap 14 anggota geng motor dan menyita belasan senjata tajam, seperti samurai, parang, gergaji, botol, batu, dan celurit. Selain itu, ptugas juga menyita bendera XTV dan jaket yang digunakan saat aksi tawuran. Sejumlah sepeda motor milik pelaku dan korban juga turut diamankan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua kelompok berandal bermotor itu terlibat tawuran di dua lokasi. Mereka tawuran dengan geng Jepang. Tak hanya itu, mereka juga menyerang warga di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Tiga dari 14 pelaku yang ditangkap berinisial I, T, dan TI. Sedangkan 11 pelaku lainnya tak dihadirkan dalam ekspos kasus di Mapolresta Cirebon karena masih di bawah umur.

"Akibat aksi tawuran itu, sejumlah anggota geng motor terluka parah dan kendaraan mereka rusak," kata Kapolres Cirebon Kombes Pol M Syahduddi, Senin (22/2/2021).

Baca Juga : Gangster Bentrok di Cirebon, 1 Orang Jarinya Putus Dibacok

Kombes Pol M Syahduddi mengemukakan, dua anggota gengster Jepang mengalami sobek di pundak dan putus jari tangan. Sedangkan genk motor XTC yang hendak tawuran dengan genk motor lain, justru menyerang warga yang melintas.

"Para tersangka dijerat Pasal 170 tentang penganiayaan dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara," ujar Kombes Pol M Syahduddi.

Kapolresta Cirebon menuturkan, aksi kawanan genk motor atau berandalan bermotor belakangan marak terjadi di wilayah Kota dan kabupaten Cirebon. Situasi ini membuat resah masyarakat.

"Para pelaku tak hanya menyasar genk motor motor lawan namun juga warga yang melintas. Polresta Cirebon akan menindak tegas genk motor yang aktivitasnya meresahkan masyarakat," tutur Kapolresta Cirebon.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini