Presiden China Umumkan Kemenangan Total dalam Upaya Pemberantasan Kemiskinan

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 25 Februari 2021 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 18 2368213 presiden-china-umumkan-kemenangan-total-dalam-upaya-pemberantasan-kemiskinan-gfgE16FS33.jpg Presiden China Xi Jinping. (Foto: Reuters)

BEIJING - Presiden China Xi Jinping merayakan "kemenangan total" dalam upaya memberantas kemiskinan pedesaan pada sebuah upacara di Beijing pada Kamis (25/2/2021).

Media pemerintah China memuji kepemimpinan Xi yang mengangkat hampir 100 juta orang dari kemiskinan, sebuah pencapaian yang dia umumkan pada Desember. Media menyebut keberhasilan itu sebagai hadiah ulang tahun ke-100 tahun Partai Komunis China (PKC) yang berkuasa, yang jatuh pada tahun ini.

BACA JUGA: Xi Jinping Pamer Kekuatan Ekonomi China Lawan Covid-19

Dalam pidato selama satu jam, Xi memuji apa yang disebutnya sebagai bukti kepemimpinan partai dan keuntungan dari sistem politik China.

"Kepemimpinan PKC dan sistem sosialis China adalah jaminan mendasar terhadap risiko, tantangan, dan kesulitan," kata Xi di Balai Besar Rakyat Beijing sebagaimana dilansir Reuters. Dalam acara itu dia mempersembahkan medali kepada tokoh-tokoh kunci dalam memerangi kemiskinan.

Beberapa pakar kebijakan global mengatakan China menetapkan standar rendah dalam definisi kemiskinan, dengan investasi berkelanjutan yang diperlukan untuk mendanai pembangunan berkelanjutan di daerah termiskin.

China mendefinisikan kemiskinan pedesaan yang ekstrim sebagai pendapatan per kapita tahunan yang kurang dari 4.000 yuan (sekira Rp8,7 juta), atau USD1.69 (sekira Rp23.800) per hari. Angka Itu di bawah ambang batas global Bank Dunia sebesar USD1,90 (Rp26.771) per hari, menurut kurs saat ini.

BACA JUGA: China Peringati 75 Tahun Berakhirnya Perang Dunia II di Pasifik

Xi mengatakan China telah menginvestasikan 1,6 triliun yuan dalam memerangi kemiskinan selama delapan tahun terakhir, tetapi tidak memberikan angka untuk pengeluaran yang direncanakan selama lima tahun ke depan.

Dalam "Dokumen kebijakan No.1” yang dirilis pada Minggu (21/2/2021), China bersumpah untuk tetap berpegang pada kebijakan pengentasan kemiskinan, sambil membuat beberapa penyesuaian untuk transisi lima tahun menuju apa yang disebut Beijing sebagai “revitalisasi pedesaan”.

Media pemerintah mempublikasikan pencapaian tersebut, dengan komentar lebih dari dua halaman di surat kabar utama partai, People's Daily, memuji "lompatan bersejarah" yang dipimpin oleh Xi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini