Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK Telusuri Aliran Uang Suap Ekspor Benur ke Sejumlah Aset Edhy Prabowo

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 25 Februari 2021 |13:07 WIB
KPK Telusuri Aliran Uang Suap Ekspor Benur ke Sejumlah Aset Edhy Prabowo
Edhy Prabowo (Foto : Instagram)
A
A
A

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga uang suap proses perizinan ekspor benih bening (benur) lobster mengalir ke sejumlah aset. Uang dugaan suap itu disinyalir mengalir ke sejumlah aset milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dan Sekretaris Pribadi Edhy, Andreau Misanta Pribadi.

Demikian hal itu terungkap dari materi pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kasus dugaan suap benih lobster. Salah satu saksi yang didalami terkait dugaan aliran uang itu yakni, seorang Notaris, Selasih. Selasih diperiksa sebagai saksi pada Rabu, 24 Februari 2021, kemarin.

Penyidik mendalami keterangan saksi Selasih ihwal tanah yang dibeli oleh Andreau Misanta Pribadi. Diduga, Andreau membeli tanah dengan menggunakan kumpulan uang dari para eksportir benih lobster.

"Selasih (Notaris), didalami keterangannya terkait dugaan pembelian tanah oleh tersangka APM (Andreau Pribadi Misata) melalui istrinya yang diduga bersumber dari kumpulan uang para eksportir yang mendapatkan izin ekspor benur di KKP tahun 2020," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (25/2/2021).

Tak hanya itu, penyidik juga mendalami keterangan dari saski Noer Syamsi Zakaria terkait adanya pembelian matwrial untuk pembangunan rumah Edhy Prabowo. Uang untuk pembangunan rumah Edhy Prabowo itu diduga dari para eksportir benih lobster.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement