Dugaan Pelecahan Seksual, Gubernur New York Minta Maaf, Bantah Tuduhan

Agregasi VOA, · Senin 01 Maret 2021 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 18 2370129 dugaan-pelecahan-seksual-gubernur-new-york-minta-maaf-bantah-tuduhan-hTgaW1p3PY.jpg Gubernur New York Andrew Cuomo (Foto: Reuters)

NEW YORK - Gubernur New York Andrew Cuomo meminta maaf apabila perilakunya "dianggap sebagai pelecehan yang tak diinginkan” pada Minggu (28/2). Pernyataan itu disampaikan di tengah beberapa dugaan pelecehan seksual yang dihadapinya.

“Terkadang saya pikir saya hanya iseng dan melontarkan guyonan yang saya pikir lucu... Saya tidak bermaksud menyinggung dan hanya berusaha meringankan suasana kerja yang serius,” terang Cuomo melalui pernyataan yang dirilisnya.

"Sekarang saya mengerti bahwa interaksi saya mungkin kurang sensitif atau terlalu personal,” lanjutnya.

Dia mengakui beberapa komentarnya mungkin "dianggap sebagai pelecehaan atau godaan yang tak diinginkan.

(Baca juga: Ulama Bantu Redam Kekerasan Gangster dengan Zikir)

“Apabila ada yang merasa demikian, saya sangat minta maaf,” ujarnya. Namun, dia membantah pernah menyentuh secara tidak pantas atau mengajak siapapun melakukan hubungan seksual.

Cuomo juga menyerukan dilakukannya pemeriksaan independen atas tuduhan-tuduhan itu.

Seperti diketahui Cuomo dikritik tajam, termasuk oleh sesama anggota Partai Demokrat. Hal ini terjadi setelah mantan pegawai bernama Charlotte Bennett mengatakan kepada harian New York Times bahwa Cuomo melecehkannya tahun lalu.

(Baca juga: Disiram Air Keras, Wanita Ini Berhasil Transplantasi Wajah)

Tuduhan itu disampaikan hanya empat hari setelah seorang mantan pegawai bernama Lindsey Boylan mengaku pernah mendapat kontak fisik yang tak diinginkan dari Cuomo.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini