Ayahnya Gangguan Jiwa, Bocah Piatu Ini Digebukin dan Ditelanjangi karena Dituduh Mencuri

Nila Kusuma, Koran SI · Senin 01 Maret 2021 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 525 2370282 ayahnya-gangguan-jiwa-bocah-piatu-ini-digebuki-dan-ditelanjangi-karena-dituduh-mencuri-kD2rpfpGnZ.jpg Tangkapan layar media sosial

KARAWANG - Peristiwa malang menimpa Rh, bocah 13 tahun di Karawang karena dituduh hendak mencuri serta dikeroyok massa sampai babak belur hingga masuk rumah sakit. Kejadian tersebut menjadi viral di media sosial.

(Baca juga: Ledakan Keras Rusak Rumah Warga di Aceh)

Peristiwa pengeroyokan itu diupload di media sosial hingga mengundang simpati banyak orang. Bahkan anggota DPR RI, asal Purwakarta, Dedi Mulyadi turun tangan dan menangani biaya pengobatan Rh. Pasalnya, Ayah korban diketahui mengalami gangguan jiwa. Sedangkan ibunya telah meninggal dunia.

(Baca juga: Viral Cuitan Tsamara Amany soal Nurdin Abdullah Tokoh Anti-Korupsi)

Sebelumnya diketahui Rh babak belur dihajar massa setelah dipergoki memanjat pagar halaman warung di kawasan Kotabaru. Rh diduga diduga hendak mencuri hingga dihajar massa. Dalam kondisi babak belur itu Rh akhir digiring ke Polsek Kotabaru. Setelah polisi turun tangan hingga akhirnya Rh dikembalikan kepada keluarganya. Namun Rh sempat menjalani perawatan medis di RS Izza Cikampek.

Kapolsek Kotabaru Iptu Tata Suhendar menyebut persoalan Rh, yang dipukuli warga lantaran diduga hendak mencuri sudah dikembalikan kepada pihak keluarga. Sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan dari kedua belah pihak. "Dia diantar ke Polsek dalam kondisi sudah babak belur" ujarnya, Senin (1/3/2021).

Rh kini sudah dibawa Dedi Mulyadi untuk dirawat di pesantren milik Dedi. Dedi mengatakan kondisi keluarga Rh memang memprihatinkan karena orang tuanya sakit. Oleh karena itu dia berinisiatif merawat Rh.

Sementara itu Bupati Karawang Cellica Nurachadiana mengaku prihatin atas terjadinya peristiwa tersebut. Dia mengaku mengetahui peristiwa tersebut dari media sosial. Cellica meminta masyarakat tidak main hakim sendiri. Apalagi korbannya masih anak -anak. "Kalau ada masalah hukum sebaiknya serahkan kepada aparat hukum jangan main hakim sendiri. Apalagi ini anak -anak, " katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini