PBB Sebut Tindakan AS Terkait Laporan Pembunuhan Khashoggi "Berbahaya"

Agregasi VOA, · Selasa 02 Maret 2021 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 18 2370950 pbb-sebut-tindakan-as-terkait-laporan-pembunuhan-khashoggi-berbahaya-unfh3EOtb2.jpg Foto: Reuters.

NEW YORK - Para pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (1/3/2021) mengecam Amerika Serikat (AS) karena tidak mengambil tindakan yang cukup terhadap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman setelah merilis laporan yang menunjukkan keterlibatannya dalam pembunuhan wartawan yang berkantor di Amerika, Jamal Khashoggi.

Laporan intelijen Amerika yang dideklasifikasi pada Jumat lalu (26/2/2021) menunjukkan bahwa Mohammed bin Salman tampaknya menyetujui pembunuhan Khashoggi pada Oktober 2018 lalu di kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

BACA JUGA: Intelijen AS Sebut Mohammed Salman Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Apa Perannya?

Pelapor Khusus PBB Untuk Pembunuhan di Luar Proses Hukum, Agnes Callamard pada Senin, mengatakan temuan itu merupakan “petunjuk penting” atas komitmen baru Amerika pada transparansi.

Namun, ia menambahkan bahwa tidak adanya sanksi yang diumumkan Amerika terhadap Mohammed bin Salman merupakan suatu hal yang “sangat berbahaya.”

BACA JUGA: Tak Sanksi Putra Mahkota Saudi Atas Pembunuhan Khashoggi, Ini Alasan AS

“Menurut saya sangat problematik, bahkan berbahaya, untuk menyatakan adanya kesalahan seseorang dan kemudian mengatakan bahwa “tetapi kami tidak melakukan apapun, lanjutkan seolah-olah kami tidak mengatakan apa-apa,” ujar Callamard sebagaimana dilansir VOA.

Ditambahkannya bahwa laporan itu tidak memberikan informasi faktual yang baru.

Arab Saudi dengan tegas menolak kesimpulan laporan tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini