Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan meski tidak ada ganjil genap, Car Free Crowd (CFR) masih ada.
"Ganjil genap tidak diberlakukan, tapi CFR itu mash berlaku. Kalau ada ruas jalan yang padat bisa jadi kita lakukan penutupan sementara atau cara lain agar mengurangi kepadatan," ucap Susatyo.
Ia pun mengingatkan dengan tidak dilanjutkannya ganjil genap selama dua minggu ke depan bukan berarti masyarakat boleh tidak disiplin dalam protokol kesehatan. Jika angka covid-19 kembali naik bukan tidak mungkin ganjil genap kembali diterapkan.
"Melalui penundaan atau relaksasi ini tidak membuat masyarakat Kota Bogor menjadi tidak disiplin. Kalau sudah tertata mengerti dan sebagainya tetap. Kalau nanti angka naik lagi, maka 2 minggu ke depan bisa jadi kami akan kembali ganjil genap," tutupnya.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.