Kemudian, saat Kongres 2020 muncul tiba-tiba AD/ART. Di dalamnya hanya membahas suksesi ketua umum, dan tidak ada pembahasan-pembahasan Komisi yang menyangkut organisasi dan kaderisasi. Selanjutnya, muncul juga AD/ART yang dibuat di luar kongres.
"Ini barangkali kita mau meluruskan ke depan reaksi yang muncul di daerah seperti di Kalimantan tentunya, mereka meminta supaya kalau memang tidak bisa dimusyawarahkan, di KLB kan. Berarti KLB ini penuh dengan dukungan arus-arus bawah," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.