Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Briptu Herlis Meninggal Dunia Usai Terlibat Baku Tembak dengan Kelompok MIT

Jemmy Hendrik , Jurnalis-Rabu, 03 Maret 2021 |19:48 WIB
Briptu Herlis Meninggal Dunia Usai Terlibat Baku Tembak dengan Kelompok MIT
Briptu Herlis meninggal usai terlibat baku tembak dengan MIT (Foto: Istimewa)
A
A
A

PALU - Kontak senjata kembali terjadi antara pasukan Mandago Raya dan Anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT)/ di Kilo Delapan, Desa Gayatri, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dalam kontak tembak yang terjadi Rabu (3/3/2021) sore tadi, satu anggota brimob Briptu Herlis meninggal dunia usai tertembak di bagian badan.

Saat ini jenazah Herlis berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk dilakukan autopsi.

Berdasarkan laporan Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Didik Supranoto, kontak tembak terjadi sore tadi sekitar pukul 15.00 Wita, antara pasukan Mandago Raya dan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Kontak senjata itu terjadi setelah tim melakukan penggejaran terhadap kelompok yang kontak tembak pada Senin kemarin.

"Kontak tembak yang terjadi di Kilo Delapan, Desa Gayatri, Kecaatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Mengakibatkan satu anggota brimob bernama Briptu Herlis tertembak di bagian badan. Saat ini Jenaza Herlis berada di RS Bhayangkara Palu untuk dilakukan autopsi," ujar Didik.

Baca Juga : Pergerakan Kelompok Ali Kalora Makin Terjepit Usai Baku Tembak dengan Satgas

Setelah dilakukan autopsi, rencananya Polda Sulteng akan menerbangkan jenazah Briptu Herlis ke keluarganya di daerah Kolaka, Kendari, Sulawesi Utara.

Hingga saat ini Tim Mandago Raya masih melakukan pengejaran terhadap kelompok mit tersebut.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement