Kebanyakan dari mereka tinggal permukiman kumuh di Jammu, yang mayoritas Hindu.
"Lebih baik kami semua ditembak mati di sini daripada dikirim ke Burma (Myanmar) di mana kami juga akan dihujani peluru," kata Rafique, seorang warga Rohingya, kepada AFP lewat telepon, Minggu.
BACA JUGA: Bangladesh Relokasi Lebih Banyak Pengungsi Rohingya ke Pulau Terpencil
"Kami belum tidur sejak polisi menangkap kami dan memisahkan anak-anak kami dari keluarga mereka," tambah Rafique, yang tinggal di permukiman kumuh Bathindi di Jammu.
PBB mengatakan ada 16 ribu orang yang terdaftar sebagai etnis Rohingya di India, tapi jumlah sebenarnya diperkirakan lebih banyak lagi karena banyak yang tak terdokumentasi.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.