Dokter Pembunuh Wanita Selingkuhan dengan Menaburi Kokain di Kelamin Didenda Ratusan Juta

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 09 Maret 2021 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 18 2374722 dokter-yang-bunuh-korbannya-dengan-diam-diam-menaburkan-kokain-di-mr-p-harus-bayar-biaya-kompensasi-rp488-juta-dan-pemakaman-rp147-juta-gjdk3UWxQF.jpg Dokter ahli bedah diperintahkan membayar biaya kompensasi dan pemakaman terhadap korbannya (Foto: Newsflash)

JERMAN - Seorang dokter ahli bedah Andreas David Niederbichler dipenjara selama sembilan tahun karena kasus pemerkosaan sadis disertai penganiayaan, sehingga korban yang bernama Yvonne M mengalami luka parah di tubuhnya hingga tewas.

Perlu diketahui sebelum melakukan hubungan seks, pelaku menaburi kokain di kemaluannya terlebih dahulu, dengan tujuan agar korban patuh secara seksual. 

Akibat perbuatannya, pelaku diperintahkan oleh pengadilan di Magdeburg, Jerman untuk membayar sejumlah biaya kompensasi dan pemakanan, serta sejumlah uang sebagai kompensasi finansial. Keputusan pengadilan tersebut ditetapkan setelah suami korban dan anaknya mengajukan kasus perdata melawan dokter itu tiga tahun setelah kematiannya.

(Baca juga: Bawa Alat Peledak Rakitan ke Sekolah, Siswa Ini Tak Sengaja Lukai Diri Sendiri dan 4 Orang)

Dr Niederbichler, dijuluki German Christian Grey karena fantasi seksualnya yang menyimpang, telah diberitahu bahwa dia harus membayar kompensasi sebesar 24.457 poundsterling (Rp488 juta) kepada keluarga, dengan 8.581 poundsterling (Rp171 juta) dialokasikan untuk suami dan putranya. Lalu sebanyak 7.337 poundsterling (Rp146 juta) akan dibayarkan untuk pemakaman.

Mantan dokter kepala di Klinik Halberstadt di Saxony-Anhalt ini diketahui membius tiga wanita lain yang mengalami pelecehan seksual antara September 2015 dan Februari 2018.

Menurut jaksa dalam persidangan, dia diam-diam memasukkan kokain ke dalam lipstik, pasta gigi, dan gelas sampanye mereka untuk membuat para korban lebih patuh secara seksual.

Dokter bedah tersebut didakwa atas kematian Yvonne pada Februari 2018, setelah penata rambut tersebut meninggal karena overdosis. Dia diam-diam meletakkan obat itu di bagian pribadinya saat berhubungan seks.

(Baca juga: Meteorit Langka Jatuh, Diperkirakan Mengandung "Bahan Sejarah Awal Tata Surya dan Kehidupan di Bumi")

Menurut laporan, sang korban menjadi sesak napas setelah itu dan pingsan. Teman-temannya mengklaim dia memiliki hubungan jangka panjang dengan Niederbichler, dengan seseorang yang menyamakannya dengan Christian Grey.

Pria berusia 45 tahun itu dipenjara selama sembilan tahun dan saat ini sedang menjalani terapi obat-obatan.

Dia juga ditempatkan dalam penahanan preventif, yang berarti dia akan tetap berada di balik jeruji besi setelah hukumannya sampai dia tidak lagi dianggap berbahaya.

Suami sang korban dan anaknya telah mengajukan kasus perdata melawan dokter itu tiga tahun setelah kematiannya.

Suami dan anak laki-laki Yvonne menggugat ahli bedah tersebut ketika dia menolak untuk membayar kompensasi finansial dan untuk membayar biaya pemakaman.

Namun pengadilan daerah yang lebih tinggi sekarang telah setuju dengan tuntutan keluarga tersebut.

Sementara itu, tergugat dan tim kuasa hukumnya belum memberikan keterangan resmi atas putusan tersebut. (sst)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini