Usai Belajar Tatap Muka , 10 Sekolah Kembali Tutup

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 12 Maret 2021 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 18 2376547 usai-belajar-tatap-muka-10-sekolah-kembali-tutup-GjllZcLh3g.jpg Sekolah di Hong Kong (Foto: Reuters)

HONG KONG – Sebanyak sepuluh sekolah di Hong Kong mengumumkan penutupan sementara setelah menemukan kasus positif Covid-19 atau sebagai tindakan pencegahan hanya beberapa minggu setelah kelas tatap muka dibuka setelah Tahun Baru Imlek.

Setidaknya tiga sekolah merujuk pada cluster tempat pusat kebugaran Ursus Fitness yang dikabarkan menjadi cluster penyebaran terbaru sebagai alasannya.

English Schools Foundation mengatakan West Island School dan Kennedy School di Pok Fu Lam akan ditutup selama tiga hari mulai Kamis (11/3) dan Jumat (12/3) sebagai tindakan pencegahan dalam menanggapi wabah di gym.

Carmel School mengumumkan SMA Shau Kei Wan. kampus sekolah dan cabang utama Tingkat Menengah menangguhkan pelajaran.

Sekolah Kellett di Pok Fu Lam dan kampus French International School’s Tseung Kwan O, juga ditutup karena terkait dengan kasus positif.

(Baca juga: Cluster Covid-19 di Pusat Kebugaran Melonjak, Aturan Pakai Masker Diperketat)

Dalam pengumuman larut malam, pemerintah memerintahkan siapa pun - termasuk staf, murid, dan pengunjung - yang telah berada di sekolah Prancis selama lebih dari dua jam antara 26 Februari dan Kamis (11/3) untuk menjalani tes wajib Covid-19 pada Sabtu (13/3) mendatang.

Sementara itu, empat sekolah di Tin Shui Wai menangguhkan pelajaran tatap muka antara Kamis (11/3) dan Jumat (12/3), karena semua anggota staf dan siswa diperintahkan untuk menjalani tes wajib setelah tes positif untuk virus corona ditemukan dalam sampel limbah.

Sekolah Dasar Katolik Pak Tin di Sham Shui Po juga menangguhkan kelas tatap muka setelah seorang murid berusia 12 tahun dinyatakan positif.

Tak hanya sekolah, beberapa perusahaan juga dilaporkan tutup karena adanya kasus positif baru. Seorang juru bicara HSBC mengonfirmasi seorang anggota staf dari kantor utamanya di Central dinyatakan positif awal. Pesan internal yang dilihat oleh Post mengatakan karyawan, yang bekerja di lantai 22, terakhir berada di kantor pada Selasa (9/3). Sejak itu, kantor dikosongkan untuk pembersihan mendalam.

(Baca juga: Kapasitas Penuh, Ruang ICU Terisi Lebih Dari 90%, RS Tolak Pasien)

Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, orang yang terlibat tidak memiliki kontak dengan pelanggan.

Secara terpisah, seorang karyawan Credit Suisse Group AG juga dinyatakan positif dan bank telah meminta beberapa anggota staf untuk bekerja dari rumah.

Sumber lain mengatakan Citigroup Inc juga telah menginstruksikan beberapa staf untuk bekerja dari rumah. Kedua bank menolak berkomentar.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini