Gandeng Polrestabes, Wali Kota Semarang Hendi Lindungi Warga Disabilitas Dengan SIM D

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Senin 15 Maret 2021 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 1 2378246 gandeng-polrestabes-wali-kota-semarang-hendi-lindungi-warga-disabilitas-dengan-sim-d-Mw7jU6nacQ.jpg Walikota Semarang Hendrar Prihadi memakaikan helm kepada warga berkebutuhan khusus. Dalam kesempatan tersebut, Hendi secara simbolis menyerahkan 10 SIM D yang diperuntukkan bagi warga kebutuhan khusus

SEMARANG-Demi menekan angka kecelakaan lalu lintas dan melindungi warga disabilitas di jalan raya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menandatangani nota kesepakatan dengan Polrestabes Kota Semarang.

“Kita menyiapkan sarana prasarana terkait kemampuan berkendara seluruh warga Kota Semarang tanpa terkecuali, termasuk kita berikan SIM D untuk teman-teman disabilitas,” tutur Hendi, panggilan akrab Wali Kota Semarang tersebut.

Senin (15/3) dalam penandatanganan MoU di kantor Wali Kota Semarang, sebanyak 10 warga secara simbolis menerima SIM D yang diperuntukkan bagi warga berkebutuhan khusus. Hendi menyebut penyerahan SIM D tersebut tetap melalui seleksi baik teori maupun praktek.

“Dari 15 yang mendaftar, yang dinyatakan lulus dan menadapat SIM ada 10. Artinya benar-benar mengedepankan sisi profesionalisme,” ujarnya.

Adapun salah satu urgensi MoU tersebut menurut Hendi karena jumlah angka kecelakaan lalu lintas masih tinggi dalam satu tahun terakhir.

“Sebanyak 61 persen kematian disebabkan faktor manusia yaitu kemampuan serta karakter pengemudi. Padahal kemampuan dan karakter pengemudi bisa terbaca kalau sudah lolos tes,” ucapnya.

Untuk itu dengan pemberian SIM D tersebut, warga disabilitas yang selama ini berkendara dengan roda tiga dapat lebih tenang dan tak lagi mendapat tilang.

“Insyaa Allah mereka dapat berkendara dengan tenang dan tentu saja tidak hanya untuk dirinya namun juga pengendara yang lain,” tuturnya.

Hendi pun mengapresiasi terobosan Polrestabes tersebut sekaligus berkomitmen untuk mensosialisasikan kepada warga disabilitas di Kota Semarang agar bisa memperoleh SIM D dengan tetap melalui tes, baik teori maupun praktek.

Senada dengan Hendi, Wakapolrestabes Semarang, AKBP Iga Dwi Perbawa Nugraha mengatakan bahwa MoU ini merupakan sarana agar dapat melindungi warga disabilitas saat berkendara di jalan raya.

“Ini upaya kita untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang ada di Kota Semarang, sekaligus memberikan pelayanan untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini