Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Silaturahmi dengan Kelompok Tani, Ridwan Kamil Minta Pemerintah Tunda Impor Beras

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Rabu, 17 Maret 2021 |15:08 WIB
 Silaturahmi dengan Kelompok Tani, Ridwan Kamil Minta Pemerintah Tunda Impor Beras
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Sindo)
A
A
A

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menggelar silaturahmi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (16/3/2021).

Dalam kegiatan yang digelar secara virtual tersebut, Gubernur yang akrab disapa Emil itu meminta pemerintah pusat menunda rencana impor beras awal tahun ini.

Baca juga:  Gas Pol! Meski Nihil Zona Merah, Ridwan Kamil Percepat Vaksinasi Lewat 500 Relawan Puspa!

Permintaan tersebut disampaikan Ridwan Kamil mengingat rencana tersebut bertepatan dengan panen raya. Ketimbang mengimpor beras, Emil meminta pemerintah pusat hasil panen raya Jabar yang diprediksi bakal mengalami surplus 322.000 ton hingga April 2021 mendatang.

"Daripada impor beras, mending beli produk dari jabar yang berlimpah lebih dari 300 ribu ton," ungkap Emil.

Baca juga:  Ridwan Kamil Larang Keluarga Bongkar Makam Meski Hasil Tes Negatif Covid-19

Emil juga mengatakan, bahwa rencana impor beras bakal berdampak negatif mengingat kondisi Jabar yang mengalami surplus beras dan tak lama lagi panen raya.

"Jika tiba-tiba ada impor beras bisa terbayang harga beras lokal akan terbanting. Upaya petani yang tengah berjuang mencari kesejahteraan akan lenyap akibat impor beras di masa panen raya," jelas Emil.

"Maka kami memberikan usulan agar impor beras ditunda sehubungan dengan surplus panen. Kita ada 322 ribu ton, ini sudah berlebih, banyak sekali," sambung Emil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement