Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK Terlusuri Aliran Dana dari Vendor Pengadaan Bansos ke Juliari Batubara

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Kamis, 18 Maret 2021 |13:39 WIB
 KPK Terlusuri Aliran Dana dari Vendor Pengadaan Bansos ke Juliari Batubara
Juliari P Batubara (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut aliran dana suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19, untuk wilayah Jabodetabek tahun anggaran 2020.

Hal itu dikonfirmasi tim penyidik usai memeriksa empat pihak swasta yang diduga memberikan suap kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara. Keempatnya yakni, Direktur PT. Riskaindo Jaya, Jonni Sitohang; pihak PT. Dharma Lantara Jaya, Kunto; pihak PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), Joyce Josephine dan PT. Afira Indah Megatama, Raka.

"Tim penyidik KPK masih melakukan pendalaman terkait dengan perusahaan dari para saksi yang menjadi vendor dalam pelaksanaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemensos RI. Serta dugaan aliran sejumlah uang kepada tersangka JPB (Juliari Peter Batubara) melalui tersangka MJS (Matheus Joko Santoso," ujar pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (18/3/2021).

 Baca juga: Korupsi Dana Covid-19 di Bandung Barat, DPR Minta 3 Lembaga Aktif Mengawasi

Sementara itu, KPK melakukan penjadwalan ulang terhadap satu pihak swasta dari PT. Asricitra Pratama bernama Moto. Karena yang bersangkutan tidak hadir memenuhi panggilan penyidik.

"Tidak hadir dan dilakukan penjadwalan ulang," kata Ali.

Baca juga:  Usut Kasus Suap Bansos Covid-19, KPK Panggil 8 Pihak Swasta

Diketahui, KPK telah menetapkan mantan Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara (JPB) sebagai tersangka penerima suap. Juliari Batubara diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa berupa bantuan sosial (bansos) dalam penanganan pandemi Covid-19.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement