Bendungan Pembangkit Listrik di Cianjur Jebol

Antara, · Kamis 18 Maret 2021 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 525 2380158 bendungan-pembangkit-listrik-di-cianjur-jebol-YyjzeWSU9u.jpg Bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro jebol (Foto: Antara)

CIANJUR - Bendungan yang dibangun untuk pembangkit listrik tenaga mikro-hidro di Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jebol dan berdampak pada rumah dan sawah warga menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Dua rumah warga rusak berat dan delapan hektare kebun serta sawah milik warga gagal panen karena sebagian besar tanaman padi dan sayuran terbawa air bah," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Irfan Sopyan di Cianjur, Kamis (18/3/2021).

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," ujarnya.

Baca Juga:  Tolak Tanggung Jawab Usai Nyerempet Mobil, Mahasiswa Ini Malah Todongkan Pistol Airgun

BPBD hingga saat ini masih mendata dampak jebolnya bendungan yang rencananya digunakan untuk menyuplai listrik ke bagian utara Cianjur dan Bogor tersebut. "Petugas masih melakukan pendataan, namun untuk sementara baru dua rumah yang dilaporkan rusak berat," kata Irfan.

Kepala Desa Cibanteng Muryani mengatakan, bendungan yang dibangun tahun 2018 dan sedang diuji coba itu bagian dindingnya jebol setelah petugas mengisi air untuk mengecek kekuatan bendungan.

"Selang satu hari pengisian air, tiba-tiba salah satu tembok jebol dan langsung menghantam dua rumah warga dan delapan hektare area pertanian yang sebagian besar siap panen beberapa pekan ke depan," katanya.

Baca Juga:  5 Fakta Janda Cianjur Hamil Satu Jam lalu Melahirkan, Sempat Mengira Kena Santet

Muryani mengatakan bahwa pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan perusahaan pemilik bendungan. Menurut dia, perusahaan sepakat untuk mengganti kerugian warga akibat kerusakan bendungan tersebut.

"Perusahaan dengan warga sudah sepakat untuk mengganti semua kerusakan, disaksikan aparat desa dan kecamatan," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini