Selain Deteksi Pelanggaran Lalu Lintas, Kamera ETLE Bisa Cegah Tindak Kriminal

Agus Warsudi, Koran SI · Selasa 23 Maret 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 525 2382767 selain-deteksi-pelanggaran-lalu-lintas-kamera-etle-bisa-cegah-tindak-kriminal-dK2CSVSgG8.jpg Ilustrasi. (Dok Okezone.com)

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat, Irjen Ahmad Dofiri menyatakan, kamera CCTV Electronik Traffic Law Enforscement (ELTE) atau tilang elekronik yang dipasang di 21 titik di Kota Bandung memiliki banyak fungsi. Selain untuk mendeteksi pelanggaran lalu lintas, ETLE juga bisa mencegah tidak pidana dan atau membantu pengungkapan tindak kejahatan.

"Manfaat ELTE sangat banyak. Bukan hanya pelanggaran lalu lintas, tapi mencegah orang-orang yang mau melakukan tindak pidana. Itu bisa terdeteksi melalui kamera pengawas," kata Kapolda Jabar saat peluncuran ELTE di Gedung Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (23/3/2021).

Irjen Ahmad Dofiri mengemukakan, sebenarnya ELTE sudah bisa langsung diterapkan di Kota Bandung. Namun untuk saat ini, Polda Jabar dan jajaran akan gencar melaksanakan sosialisasi.

"Sosialisasi akan terus kami lakukan. Yang paling penting adalah di sini masyarakat harus tertib berlalu lintas karena teknologi kepolisian sudah canggih. Kapan dan di mana pun, mereka (para pelanggar lalu lintas-red) tidak bisa mengelak. Misalnya, tidak pakai helm, menggunakan handphone saat sedang mengemudi, melanggar rambu lalu lintas," ujar Kapolda.

Menurutnya, pelanggar akan terdeteksi oleh kamera pengawas yang dipasang di sejumlah titik. ELTE juga tidak memerlukan barang bukti untuk proses penilangan. Pelanggar akan terdeteksi dan tercatat melalui sistem online.

"Tidak perlu ada barang bukti yang disita petugas karena kamera pengawas merekam. Petugas akan mengirimi surat atau notifikasi di hanphone pelanggar. Mereka bisa bayar saat itu juga. Kalau tidak yakin, bisa melalui sidang di pengadilan," tutur Kapolda.

Disinggung soal pelanggar yang menggunakan kendaraan bukan atas nama pribadi, Dofiri mendorong pemilik kendaraan melakukan proses balik nama.

Baca Juga : Pelanggar Lalu Lintas Tutup Pelat Kendaraan untuk Hindari ETLE Bisa Dikejar Polisi

"Nah ini harus tertib. Orang menjual kendaraan harus balik nama. Selama ini kan tidak tertib. Nah risikonya kalau misalnya dia belum balik nama, otomatis yang terdata pemilik lama," ucap Irjen Ahmad Dofiri.

Diberitakan sebelumnya, Ditlantas Polda Jabar resmi menerapkan sistem tilang elektronik atau ELTE di Kota Bandung. Sebanyak 21 titik persimpangan jalan di Kota Bandung terpasang kamera pengawas ELTE.

Berikut 21 titik jalan di Kota Bandung yang dipasangi kamera pengawas ELTE :

Baca Juga : Ada ETLE, Kakorlantas: Tilang Manual Tetap Ada Dengan Skala Prioritas

1. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djunjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)

2. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djunjunan, Sukagalih, Kecamatan Sukajadi)

3. Simpang Pasteur (Jalan Dr Djunjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)

4. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir H Djuanda, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong)

5. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir H Djuanda, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan)

6. Dimpang Surapati-Pahlawan (Jalan PHH Mustofa, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul)

7. Simpang Surapati-Pahlawan (Jalan Surapati, Sukaluyu, Kecamatan Ciebunying Kaler)

8. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung)

9. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kacapiring, Kecamatan Batununggal)

10. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong)

11. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Turangga, Kecamatan Lengkong)

12. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Otto Iskandar Dinata, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)

13. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Asia Afrika, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)

14. Simpang Lima Kosambi (Jalan Sunda, Paledang, Jalan Kecamatan Lengkong)

15. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)

16. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)

17. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul)

18. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Cijagra, Kecamatan Lengkong)

19. Simpang Kiaracondong-Bypass (Jalan Nasional III, Kecamatan Kiaracondong)

20. Simpang Gedebage (Jalan Soekarno Hatta, Babakan Penghulu, Cinambo)

21. Cibiru (Jalan Soekarno Hatta, Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini