KPK Geledah Kantor BK-PSDM Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Bandung Barat

Yuwono (Wahyu), iNews · Selasa 23 Maret 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 525 2382912 kpk-geledah-kantor-bk-psdm-terkait-dugaan-korupsi-di-pemkab-bandung-barat-Rki6YH2llh.JPG Foto: Yuwono Wahyu

JAKARTA - Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melakukan pengeledahan kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM), Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terkait dugaan kasus korupsi yang di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Sebelumya KPK sudah mengeledah rumah Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, serta beberapa kantor dinas. Setelah melakukan penggeledahan selama tujuh jam lebih, sejumlah penyidik KPK terlihat keluar dari ruangan kantor BK-PSDA.

Para penyidik langsung keluar dengan membawa sejumlah koper berukuran sedang dan besar, yang diduga berisikan dokumen sitaan KPK. Para penyidik KPK pun langsung bergegas meninggalkan lokasi.

Penggeledahan sendiri dilakukan penyidik KPK sebagai upaya penyidik mengumpulkan barang bukti, karena adanya dugaan tindak pidana korupsi, yang menyeret Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.

Sejak pekan lalu, puluhan penyidik KPK melakukan penggeledahan secara maraton di sejumlah tempat seperti rumah pribadi Bupati Bandung Barat, AA Umbara Sutisna.

Baca Juga: Sprindik KPK Diduga Bocor, Bupati Bandung Barat Jadi Tersangka?

Kemudian kediaman Andri Wibawa, yang merupakan putra bupati, tempat pemotongan hewan hingga beberapa ruangan kepala dinas di kantor Pemkab Bandung Barat.

Sejauh ini KPK masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi, terkait adanya dugaan tindak korupsi di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Sebelumnya, surat perintah penyidikan (Sprindik) KPK terkait pemeriksaan Anak Bupati Bandung Barat, Andri Wibawa tersebar di media sosial.

Sprindik itu berisi pemberitahuan dimulainya penyidikan terhadap Andri Wibawa terkait dugaan kasus pengadaan bantuan sosial Covid-19 pada Dinas Sosial KBB Tahun 2020. Dalam surat bernomor Sprin.Dik/18/Dik.00/01/02/2021 itu, Andri Wibawa telah ditetapkan tersangka.

Andri diduga melakukan korupsi secara bersama-sama dengan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna yang merupakan ayah dari Andri. Dan turut menyeret Pemilik PT Jagat Dir Gantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang bernama Totoh Gunawan.

Sprindik yang ditandatangani Direktur Penyidikan KPK, Setyo Budiyanto itu disebutkan bahwa per tanggal 26 Februari 2021, telah dilakukan penyidikan perkara tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh Andri Wibawa bersama Aa Umbara dan Totoh Gunawan.

Ketiganya diduga secara sengaja turut serta dalam pemborongan, pengadaan, atau persewaan yang pada saat dilakukan perbuatan untuk seluruh atau sebagian ditugaskan untuk mengawasi terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi covid-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat tahun 2020.

Ketiganya disangkakan melakukan pembantuan atau pemufakatan jahat untuk melakukan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf i dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Ata Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1 ke-1 jo pasal 56 KUHP).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini