Banjir Sudah Segenteng, Ribuan Nyawa Warga Malaka Terancam

Hasan Kurniawan, Okezone · Senin 05 April 2021 05:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 340 2389302 banjir-sudah-segenteng-ribuan-nyawa-warga-malaka-terancam-68RIVS7Fe6.jpg Banjir Malaka, NTT (Foto: Antara)

TANGERANG - Banjir besar disertai hujan petir dan angin kencang yang terjadi di Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah merendam sejumlah desa dari dua kecamatan Malaka Tengah dan Weliman.

Warga pun terisolir. Jalan darat tidak bisa ditempuh, karena banjir di semua desa sudah rata hingga setinggi 1 meter dengan arus yang cukup deras. Tidak ada yang bisa dikontak, jaringan listrik sudah mati sejak dua hari lalu.

"Saudara-saudara saya yang di Malaka terisolir tidak bisa keluar lagi, karena alat evakuasi yang minim dan banjir yang sudah tutup genteng rumah," kata Sherlybouk dalam @shenoershe, dikutip dari Twitter, Senin (5/4/2021).

Baca Juga:  Basarnas Temukan 8 Korban Tewas Banjir Bandang Kabupaten Alor NTT

Dalam postingannya, tampak tangkapan layar grup Pembaca Vox NTT Malaka yang menyebut, bahwa ribuan nyawa warga dari desa yang terisolir, seperti Fahiluka, Railor, Bereliku, Forekmodok, Aintasi dan lainnya terencam.

"Sudah dua hari di sana tertutup banjir. Masyarakat tidak bisa masak dan di atas genteng. Kapal untuk evakuasi juga sedikit. Saudara-saudara saya di sana tidak bisa dihubungi sampai sekarang," sambung Sherly.

Baca Juga:  17 Desa di Kabupaten Malaka NTT Terendam Banjir

Permohonan yang sama diungkapkan Floriana Bria dalam akunnya @Floribria. Menurutnya, jika tidak segera dievakuasi, maka akan banyak korban jiwa dari warga yang terisolasi sejak dua hari lalu.

"Malaka butuh helikopter. Kalau tidak pakai heli, ribuan nyawa akan melayang. Di Adonara, jenazah sudah ditemukan, karena lokasi dapat dijangkau. Mohon yang berwenang membantu Malaka, ujung pulau Timor," jelasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini