"Sudah dua hari di sana tertutup banjir. Masyarakat tidak bisa masak dan di atas genteng. Kapal untuk evakuasi juga sedikit. Saudara-saudara saya di sana tidak bisa dihubungi sampai sekarang," sambung Sherly.
Baca Juga: 17 Desa di Kabupaten Malaka NTT Terendam Banjir
Permohonan yang sama diungkapkan Floriana Bria dalam akunnya @Floribria. Menurutnya, jika tidak segera dievakuasi, maka akan banyak korban jiwa dari warga yang terisolasi sejak dua hari lalu.
"Malaka butuh helikopter. Kalau tidak pakai heli, ribuan nyawa akan melayang. Di Adonara, jenazah sudah ditemukan, karena lokasi dapat dijangkau. Mohon yang berwenang membantu Malaka, ujung pulau Timor," jelasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.