
"Ini pusatnya masuk ke daratan. Kalau suklon-siklon sebelumnya yang masuk ke daratan itu hanya ekornya. Kemudian masuk ke darat pecah terurai. Kalau yang saat ini mulai berkembang saja sudah kena pulau dan itulah yang membuat lebih dahsyat," jelasnya.
Baca Juga: Waspada Bencana, BMKG: Siklon Tropis Bakal Menerjang NTT Pukul 1 Dini Hari
Jika melihat data dari siklon sebelumnya, sejak 2008-2014, deteksi siklon terjadi setiap 2-4 tahun sekali yakni pada tahun 2008, 2010, dan 2014. Namun, saat ini deteksi siklon terjadi hampir setiap tahun.
"Jadi terjadinya 2-4 tahun sekali, namun sejak 2014 itu setiap tahun sekali. Karena terjadi semakin panasnya suhu muka air laut," jelasnya.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.