Puluhan Warga Mukomuko Bengkulu Digigit Hewan Rabies

Antara, · Selasa 06 April 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 340 2389900 puluhan-warga-mukomuko-bengkulu-digigit-hewan-rabies-wVi4crCZOB.jpg Anjing berkeliaran di tempat parkir kendaraan dinas pejabat Pemkab Mukomuko (Foto: Antara)

MUKOMUKO - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mencatat sedikitnya 21 orang warga setempat yang terkena gigitan hewan penular rabies jenis kucing, anjing dan monyet selama Januari hingga Maret 2021.

“Sebanyak 21 orang warga yang terkena gigitan hewan penular rabies tersebut tersebar di sejumlah wilayah daerah ini,” kata Pengelola Program Rabies Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bara Lendra di Mukomuko, Senin (5/4/2021).

Baca Juga:  Mensos Sebut Korban Meninggal Akibat Banjir NTT dan NTB Capai 86 Orang

Ia mengatakan, hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi data warga yang tersebar di sejumlah wilayah daerah ini yang terkena gigitan hewan penular rabies selama bulan Januari hingga Maret 2021.

Ia mengatakan, dari sebanyak 21 orang warga yang terkena gigitan hewan penular rabies tersebut, sebanyak tujuh orang warga di antaranya yang terkena gigitan hewan penular rabies pada bulan Januari 2021, kemudian sebanyak enam orang pada bulan Februari, atau menurun dibandingkan sebelumnya.

Kemudian, sebanyak delapan orang warga setempat yang terkena gigitan hewan penular rabies pada bulan Maret 2021, atau mengalami peningkatan dibandingkan bulan Februari sebanyak enam kasus.

Dari sebanyak 21 kasus gigitan hewan penular rabies tersebut, katanya, sebanyak 13 orang warga terkena gigitan kucing, dua orang terkena gigitan monyet dan enam orang warga terkena gigitan anjing.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Oknum ASN Jadi Bandar Sabu di Bengkulu

Ia memastikan, hewan yang telah menggigit sebanyak 21 orang warga yang tersebar di sejumlah wilayah di daerah ini tidak mengidap penyakit rabies, semuanya merupakan hewan peliharaan.

Ia mengatakan, semua hewan peliharaan yang menggigit manusia tersebut telah mendapat vaksin untuk mencegah hewan tersebut terkena penyakit rabies dari instansi terkait.

Ia mengatakan, setiap warga setempat yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies di daerah ini tetap mendapatkan vaksin antirabies (VAR) guna mencegah terkena penyakit rabies.

Ia mengatakan, warga yang terkena gigitan hewan penular rabies mendapatkan VAR secara gratis tetapi mereka harus melengkapi persyaratan berupa surat keterangan dari kepala desa diketahui camat dan surat rujukan dari puskesmas setempat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini