Polisi Duga Guru SD di Papua Tewas Ditembak KKB Kelompok Sabinus Waker

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 08 April 2021 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 08 340 2391501 polisi-duga-guru-sd-di-papua-tewas-ditembak-kkb-kelompok-sabinus-waker-ZWXK39VqwY.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

JAKARTA - Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, menduga guru Sekolah Dasar (SD) Oktovianus Rayo tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari kelompok Sabinus Waker.

"Diperkirakan pelaku merupakan kelompok Sabinus Waker yang sedang menuju ke Ilaga atas undangan Legakak Telenggen. Dalam menuju ke Ilaga mereka melakukan penembakan terhadap seorang guru," kata Mathius dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Mathius menyatakan mengutuk keras aksi penembakan oleh kelompok KKB tersebut. Apalagi, dalam peristiwa ini korbannya merupakan seorang guru.

"Begitu teganya kelompok ini melakukan penembakan terhadap guru yang kami lindungi dan kami jaga karena merekalah yang mencerdaskan sumber daya manusia Papua," ujarnya.

Menurut Mathius, pihaknya bakal mengambil langkah penegakan hukum terhadap pelakun. Untuk saat ini, situasi masih bisa dikendalikan karena dibantu seluruh lapisan masyarakat, seperti tokoh agama dan gereja.

Pasalnya, aparat yang berada di sana akan melakukan pendekatan persuasif. Kemudian, aparat menyusun kekuatan untuk naik ke Ilaga guna melakukan penindakan agar dapat segera diselesaikan.

"Saya berharap ada intervensi dari kepala daerah guna menyelesaikan permasalahan ini sehingga yang bukan masyarakat ilaga bisa dikeluarkan dari daerah tersebut," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, penembakan terjadi sekitar pukul 09.50 WIT dengan korbannya bernama Oktovianus Rayo (43).

Penembakan itu terjadi di saat korban sedang menjaga kios, tiba-tiba didatangi oleh OTK dan masuk ke dalam rumah.

Baca Juga : Guru di Papua Tewas Ditembak OTK saat Jaga Kios

OTK tersebut langsung melakukan penembakan ke arah korban, dan mengenai rusuk sebelah kanan serta menimbulkan dua luka berlubang dan menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga : Warga Pegunungan Papua Deklarasi Tolak Kekerasan yang Dilakukan KKB

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini