Gempa Magnitudo 6,7 di Malang Picu Guncangan Sedang-Kuat di Wilayah Jatim

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 10 April 2021 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 10 519 2392525 gempa-magnitudo-6-7-di-malang-picu-guncangan-sedang-kuat-di-wilayah-jatim-7KwR7eaceL.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

JAKARTA - Gempa dengan magnitudo 6,7 memicu guncangan sedang hingga kuat beberapa wilayah Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu (10/4/2021). Sejumlah BPBD melaporkan situasi masyarakat yang merasakan guncangan gempa di wilayahnya.

BPBD Kabupaten Malang, Blitar, Lumajang dan Kota Malang melaporkan intensitas guncangan gempa yang terjadi pada pukul 14.00 WIB. Terkait parameter gempa, BMKG memutakhirkan parameter gempa magnitudo 6,1. Pusat gempa berada di laut dengan jarak 96 km arah selatan Kotan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jatim, dengan kedalaman 80 km.

BPBD Kabupaten Malang menginformasikan guncangan dirasakan sedang hingga kuat selama 5 detik. Masyarakat setempat tidak panik. Sedangkan Kota Malang, BPBD melaporkan guncangan selama 12 detik dengan intensitas sedang. Masyarakat Malang panik dan berhamburan keluar bangunan.

Hal serupa dirasakan masyarakat Blitar yang merasakan guncangan kuat selama 30 detik. Mereka berhamburan keluar bangunan karena panik. Di kabupaten Lumajang, masyarakat di sana merasakan guncangan selama 20 detik. BPBD memantau masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah.

Beberapa BPBD di wilayah tersebut masih memonitor kondisi di lapangan pascagempa.

Sementara itu, BMKG melaporkan guncangan gempa bumi dengan parameter MMI sebagai berikut, Turen V MMI. Skala V MMI menggambarkan getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun.

Wilayah Karangkates, Malang dan Blitar IV MMI. Skala ini menggambarkan bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Selanjutnya, wilayah Kediri, Trenggalek, Jombang III-IV MMI dan Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Yogyakarta, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, Denpasar III MMI. Skala III MMI menggambarkan getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Malang, Sejumlah Bangunan di Blitar dan Tulungagung Rusak

Sedangkan wilayah lain, Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, Banjarnegara II MMI. Skala II MMI menggambarkan getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno menginformasikan, lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," ujarnya melalui siaran pers BMKG, Sabtu (10/4/2021).

Prayitno mengungkapkan, hingga pukul 14.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock.

Di samping itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menambahkan, terkait gempa, BNPB telah berkoordinasi dengan beberapa BPBD yang merasakan guncangan gempa. Terkait dampak gempa, BNPB masih melakukan koordinasi dengan BPBD yang melakukan pemantauan dan kaji cepat di lapangan.

Baca Juga : SMA Turen Malang Luluh Lantak Dihantam Gempa Besar

"BNPB terus memonitor pascagempa dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga dalam mengantisipasi bahaya gempa bumi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini