Bandung Geger! Guru Ngaji Cabuli 6 Murid di Lingkungan Masjid

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Senin 12 April 2021 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 12 525 2393323 bandung-geger-guru-ngaji-cabuli-6-murid-di-lingkungan-masjid-XYR8h6mwMc.jpg Guru ngaji berinisial AS ditangkap Polrestabes Bandung (Foto: Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG - Peristiwa memilukan kembali menggemparkan warga Kota Bandung, Jawa Barat. Seorang guru ngaji diduga mencabuli anak didiknya di lingkungan masjid. 

Perbuatan terlarang itu dilakukan pria berinisial AS (44), seorang guru ngaji dan marbot masjid. Tak tanggung-tanggung, AS melampiaskan nafsu bejatnya kepada enam orang anak didiknya yang masih berusia 7-10 tahun.

Polisi yang mendapati laporan tersebut langsung mengamankan AS di masjid yang juga tempat dia bekerja sebagai marbot di kawasan Jalan Setiabudi, Kota Bandung, belum lama ini.

"Ada enam anak yang jadi korbannya. Rata-rata umur korban 7 sampai 10 tahun," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (12/4/2021).

Baca Juga: Cabuli Gadis ABG, Rumah Guru Ngaji Ludes Dibakar Warga

Adanan melanjutkan, berdasarkan pengakuan pelaku, aksi cabulnya itu dilakukan sejak awal Maret lalu. Pelaku kerap mengiming-imingi korbannya dengan memberi uang jajan sebelum melakukan aksi cabulnya.

Parahnya lagi, kata Adanan, pelaku melakukan tindakan tak terpuji itu di lingkungan masjid. "Korban diiming-imingi uang 3.000 rupiah oleh pelaku," kata Adanan.

Aksi cabul yang dilakukan pelaku, mulai dari meraba-raba tubuh para korbannya, meraba bagian vital korban, hingga ada yang dicium oleh pelaku. Pihaknya kini masih mendalami aksi cabul AS. Dia menduga, jumlah korban lebih banyak dari keterangan pelaku saat ini.

Atas perbuatannya, AS disangkakan Pasal 82 Jo Pasal 76 dengan ancaman pidana di atas lima tahun bui.

Baca Juga:  Cabuli Cucu Tiri 8 Kali, Kakek di Pademangan Mengaku Ada Bisikan Setan

Sementara itu, AS mengaku, tega melakukan aksi cabul terhadap anak didiknya karena sudah lama tidak berhubungan badan dengan istrinya. "Saya udah lama enggak gitu (hubungan badan) dengan istri. Saya tinggal sendiri, istri di kampung," kata dia.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini