Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa di Lumajang Bertambah

Antara , Jurnalis-Selasa, 13 April 2021 |16:08 WIB
    Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa di Lumajang Bertambah
Gubernur Jawa Timur, Khofifah (foto: Antara)
A
A
A

LUMAJANG - Jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur bertambah dari lima orang menjadi enam orang, berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Gempa bumi dengan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Malang pada Sabtu 10 April 2021 pukul 14.00 WIB menyebabkan korban jiwa dan ribuan rumah di Kabupaten Lumajang mengalami kerusakan baik kategori ringan hingga berat.

"Memang benar ada penambahan korban meninggal dunia, sehingga ada enam korban yang meninggal dunia akibat gempa," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi, dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Lumajang, Joko Sambang saat dihubungi per telepon di Lumajang, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Bantuan Gempa Malang Belum Merata Didistribusikan, yang Belum Dapat Harap Lapor

Menurut dia, korban tambahan tersebut merupakan warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo yang tertimpa reruntuhan bangunan rumah pada saat kejadian gempa bumi, namun baru dilaporkan kepada BPBD Lumajang.

"Korban meninggal tersebut sempat dirawat di Puskesmas Pronojiwo, kemudian dirujuk ke RSUD Pasirian dan meninggal di rumah sakit tersebut," katanya.

Baca juga:  17 Faskes Rusak Akibat Gempa, Ini Langkah Dinkes Malang

Berdasarkan data BPBD Lumajang, enam korban yang meninggal dunia yakni pasangan suami istri Ahmad Fadholi dan Sri Yani warga Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari yang tertimpa batu besar saat berkendara di Jalur Piket Nol bersamaan terjadinya guncangan gempa bumi.

Korban meninggal lainnya yakni Juwanto, H. Nasar, dan Bonangi yang ketiganya merupakan warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Mereka meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan rumah yang roboh akibat guncangan gempa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement