Dari tangan mereka, polisi mendapati barang bukti sarung yang dimodifikasi dengan diisi batu pada bagian ujungnya. Rata-rata, 'perang sarung' dilakukan sebelum waktu sahur hingga menjelang pagi.
"Antara jam 00.00 WIB sampai 06.00 WIB," jelasnya.
Baca juga: Tawuran Pemuda Kembali Pecah di Medan, Sejumlah Orang Terluka
Setelah itu, kelima remaja itu digelandang ke Polsek Cileungsi untuk didata dan dibina. Diimbau, kepada orangtua agar mengawasi anak-anaknya ke luar rumah terutama diwaktu malam sampai pagi hari.
"Diharapkan orangtua lebih mengawasi. Jangan sampai anak-anaknya terlibat aksi yang mengganggu kondusifitas apalagi tindak kriminal," tutup Andri.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.